oleh

Bupati Budiman Gugah Tanggungjawab Moral PT Vale

Editor : admin , Penulis :abdul rahim-Berita, Daerah, Luwu Timur-

LUWU TIMUR, RAKYATSULSEL.CO – Puluhan tahun beroperasi, Pemkab Luwu Timur menggugah tanggungjawab moral perusahaan PT Vale Indonesia. Bupati Budiman mengirim surat resmi kepada Presiden Direktur PT Vale Indonesia terkait hal itu.

Surat tersebut bernomor 540/0176/BUP perihal isu strategis pertambangan tertanggal 4 Juni 2021. Dalam surat ini, bupati mengatakan bahwa sebagai mitra strategis perusahaan, Pemkab Luwu Timur senantiasa membuka diri untuk berdialog dan tukar pikiran.

Dengan segenap jajaran direksi PT Vale Indonesia, Tbk dalam rangka memberi jaminan dan kepastian keberlangsungan operasi perusahaan di wilayah Luwu Timur.Olehnya itu, Budiman berharap agar segenap jajaran direksi perusahaan senantiasa membuka diri untuk berkomunikasi dan berdialog dengan segenap jajaran pemerintah kabupaten Luwu Timur.

Selaku pemangku utama pengambil kebijakan di jajaran pemerintah daerah, bupati menghimbau agar dalam proses tata kelola pertambangan hendaknya dijalankan dalam bingkai “good governance” dan “good mining practices”.

Ia berharap tata kelola korporasi berpegang teguh pada prinsip transparansi, partisipasi dan akuntabilitas publik.

PT Vale Indonesia kata dia, sebagai salah satu Objek Vital Nasional (Obvitnas) telah dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Kabupaten Luwu Timur khususnya dan Sulawesi Selatan pada umumnya.

Secara ekonomi, kehadiran perusahaan telah menjadi lokomotif pertumbuhan yang berdampak langsung pada peningkatan pendapatan, pembukaan lapangan kerja dan pengurangan angka kemiskinan. Namun demikian, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang eksploitasi sumber daya alam, PT Vale Indonesia, Tbk juga harus bertanggung jawab dalam merestorasi lingkungan hidup.

Kemudian revitalisasi kehidupan sosial dan budaya dalam bingkai Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang lestari dan berkelanjutan.

“Disadari bahwa begitu banyak masalah di masa lalu yang belum terselesaikan,” katanya.