oleh

Pesta Wirausaha Parepare Libatkan 220 UMKM Gotong Royong Pulihkan Ekonomi

Editor : Niar , Penulis :Yanti-Berita, Daerah, Ekonomi & Bisnis, Parepare-

PAREPARE, RAKSUL – Setiap tahunnya Komunitas Tangan di Atas (TDA) menggelar acara besar yang disebut pesta Wirausaha. Tahun ini Pesta Wirausaha mengangkat Tema “Gotong Royong Pulihkan Ekonomi Parepare”.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe yang digelar dengan Protokol Kesehatan ketat dengan melakukan penandatanganan bersama Pegadaian, dan Bank Sulselbar di Balai Ainun, Rabu (7/7/2021).

Direktur Pesta Wirausaha, Rasmin Rajab dalam laporannya meyampaikan, kegiatan ini dilakukan dengan dua sesi, melalui virtual bersama 22 Kelurahan dengan melibatkan 220 UMKM yang ada di Parepare.

Hal senada disampaikan, Ketua TDA Parepare, Muh Haedar Hasan mengatakan, sebagai Komunitas TDA yang memiliki Visi membentuk pengusaha dan berkontribusi positif bagi peradaban, dengan mendukung pemulihan EKonomi Pemerintah Kota Parepare.

“Kita hadir sebagai mitra, sebagai Komunitas Wirausaha terbesar di Indonesia, kita hadir fokus di Sumber Daya Manusia. Ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan, dan khusus kegiatan kami sendiri ini kita hadapi tengah menghadapi tantangan covid-19, namun di tengah keterpurukan ekonomi ini kami harus berkontribusi untuk peradaban. Kita hadapi tantangan ini dengan target kami 3 pilar, pertama mensejahterakan anggota, kedua membuka lapangan kerja,dan saat ini sudah ada 60 member, dan ketiga berkontribusi dalam pemasukan daerah dalam artian perpajakan,”jrlas Haedar yang juga Owner Haeju Fruit ini.

Sementara Walikota Parepare HM Taufan Pawe menyampaikan rasa bangga atas perkembangan Komunitas TDA dalam kewirausahaan d Kota Parepare.

Usaha UMKM ini kata Taufan, memang harus menjadi supporting system, harus menjadi sebuah sistem untuk pertumbuhan ekonomi di Kota Parepare bahkan pergerakan ekonomi itu sendiri.

“Saya bangga dengan kalian semua, pemerintah kota tidak bisa kerja sendiri, harus ada system dan subsistem dan kalian adalah sub system. Jangan takut, saya bisa perintahkan, Bank Sulselbar untuk peduli dengan pengusaha muda yang bergerak di UMKM untuk memberikan kredit KUR supaya dunia usaha bisa bangkit. Jadi saya ingin sekali di PT Bank Sulselbar melek dan perhatikan dunia usaha apalagi wirausaha luar biasa, mereka pasti adalah orang-orang yang berintegritas mereka adalah orang yang mau memperlihatkan karya-karyanya,”pesan Taufan.

Dalam kondisi ekonomi begitu lemah, Pemerintah kata Taufan harus berorientasi dan menyentuh masyarakat yang berdampak pada covid-19.

“Olehnya itu, Parepare tidak boleh dikelola hanya orientasi birokrasi, Parepare tidak hanya bisa harus dikelola dengan aturan-aturan yang ada, tetapi saya mau Kota Parepare ini dikelola dengan Enterpreneurship,” pungkasnya. (*)