oleh

PPKM Diperketat, Masyarakat Diimbau Ibadah di Rumah

Editor : Armansyah-Pemerintahan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Masyarakat Kota Makassar diimbau untuk melaksanakan ibadah di rumah. Imbauan itu menyusul diterbitkannya surat edaran wali kota tentang PPKM.

Berdasarkan edarah tersebut, Pemkot Makassar mengeluarkan kebijakan pelaksanaan ibadah baik di tempat ibadah berupa masjid, gereja, pura, dan vihara ditiadakan untuk sementara waktu.

Dengan begitu, Pemkot Makassar meminta seluruh masyarat untuk mengoptimalkan ibadah di rumah. Tujuannya, untuk menekan penularan Covid-19.

“Jadi bukan dilarang beribadah, silahkan beribadah tapi yang dianjurkan itu ibadah di rumah,” singkat Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, Selasa (6/7/2021)

Meski penerapan protokol kesehatan di tempat ibadah banyak dilanggar, namun Danny sendiri merasa tidak puas dengan kebijakan penutupan sementara tempat ibadah.

Dia mengaku tidak bisa berbuat banyak, sebab penutupan tempat ibadah merupakan instruksi pemerintah pusat. Apalagi Kota Makassar masih berstatus zona oranye.

“Karena ini perintah pusat maka kami mohon maaf sebesar-besarnya. Ini juga karena status Makassar masih oranye makanya kita diperintahkan untuk menyelenggarakan peribadatan dari rumah,” ujar dia.

Baca Juga: Mall dan Warkop di Makassar Hanya Diizinkan Beroperasi Sampai Jam 5 Sore

 

News Feed