oleh

Tidak Paham Renja dan Renstra, TBUP2D Pangkep Sebut OPD Minim Inovasi

Editor : Atho-Berita, Daerah, Pangkep-

PANGKEP, RAKYATSULSEL.CO – Ketua Tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan (TBUP2D) Pangkep, Ibrahim Saleh, sebut OPD di Pangkep minim inovasi bahkan pimpinan OPD dan kecamatan dianggap tidak memahami apa yang disebut rencana kerja (renja) dengan rencana strategis (Renstra).

Hal tersebut dikatakan Ibrahim Saleh saat memimpin Verifikasi Renstra OPD yang dihadiri seluruh pimpinan OPD dan pimpinan kecamatan se Kabupaten Pangkep, di ruang rapat TBUP2D kantor Bupati Pangkep, Kamis (02/07).

“mereka tawarkan program masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Hampir tidak ada yang bisa memberikan inovasi yang menarik sesuai rencana lima tahun mendatang,” ujarnya.

Padahal, menurut mantan Sekkot Makassar ini, TBUP2D sudah menekankan setiap pimpinan OPD untuk membuat sebuah program grand desain yang Hebat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Program pendanaan bisa kita dapatkan dari APBN, APBD, juga bisa lewat investor dan kerja sama. Tapi, itu juga harus kita buat grand desainnya, Apa itu menarik dan benar-benar dibutuhkan masyarakat? Kalau menarik pasti pemerintah pusat bisa membantu semua itu. Ini yang harus dipikirkan,” terang Ibrahim.

Sementara itu Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) ikut menekankan ke seluruh pimpinan OPD dan Kecamatan untuk bekerja maksimal dalam mewujudkan misi Pangkep Hebat selama periode kepemimpinannya.

Menurutnya pendampingan verifikasi yang dilakukan TBUP2D ini penting dilakukan agar program yang direncanakan OPD dan pihak kecamatan bisa terarah.

“Program pembangunan bisa maskimal dan tidak parsial. Jangan ada yang menunggu dan hanya copy paste dengan program yang lalu. Saya ingin dari rencana strategi ini, ada yang bisa dikenang oleh masyarakat,” ujarnya.

Bupati berharap pimpinan OPD dan kecamatan bisa membuat terobosan baru dengan potensi yang ada, termasuk menggali potensi untuk meraup tambahan pendapatan asli daerah (PAD).

“Ada lima sumber-sumber pendapatan daerah. Ini harus disesuaikan dengan potensi yang ada, sehingga kita tidak terpaku pada APBD saja. Tapi bisa melalui kerja sama dan lainnya,” tambah Mantan ketua DPRD Pangkep tersebut.

Bupati juga meminta kepada pimpinan OPD dan pimpinan kecamatan untuk tidak merasa terbebani dengan kehadiran tim TBUP2D.

“Anda mungkin merasa beban kerja selama ini terasa ringan, tetapi dengan hadirnya TBUP2D dalam kepemimpinan saya, beban Anda merasa bertambah, itu artinya, kerja harus dimaksimalkan, semua harus kerja, saya percaya ke mereka (TBUP2D) untuk pendampingan program strategi lima tahun ini,” ujarnya.

Meski demikian Bupati meminta kepada pimpinan OPD dan kecamatan untuk melaporkan kepada dirinya bila tim TBUP2D bekerja di luar dari tupoksi yang ada.

“Silakan, Anda juga bisa laporkan ke saya. Bukan hanya TBUP2D yang menyampaikan kinerja Anda apa sudah sesuai atau sebaliknya, tetapi tim ini juga bisa anda sampaikan ke saya,” tutur bupati sambil tersenyum.

Pada Verifikasi Renstra Daerah ini selain dihadiri ketua TBUP2D dan anggota, juga hadir tim pengarah Syamsul Bahri Sirajuddin, Arfan Tualle dan pimpinan OPD. (*)