oleh

Legislator Bulukumba Harap Pilkades Serentak Pakai e-Voting

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.CO – Legislator DPRD Bulukumba, Safiuddin harap pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2022 mendatang sudah memakai sistem e-voting. Itu, dinilai lebih efektif dan efisien serta meminimalisir kesalahan data.

Apalagi, penggunaan e-voting tertuang dalam revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015 tentang tatacara pemilihan, pelantikan, pemberhentian dan jabatan kepala desa. Sistem ini merupakan inisiatif anggota DPRD Bulukumba.

“Regulasi tidak diatur bila terjadi perolehan suara sama. Karena tidak diatur di Perda maka potensi terjadi masalah cukup besar. Sehingga, e-voting bisa menjadi solusi,” tukas Safiuddin, Jumat (2/7).

Wakil Ketua Komisi A DPRD Bululumba ini mencontohkan pilkades lalu. Di mana, ada dua desa dengan hasil suara imbang. Karena tidak diatur di Perda maka keputusan pemenang diserahkan ke bupati.

Persoalan lain, sambung Safiuddin, adalah dalam satu desa hanya ada satu Tempat Pemungutan Suara (TPS). Mestinya, penyelenggara menyiapkan satu dusun satu TPS.

“Kenapa cuma satu TPS? karena, ada kekhawatiran bila TPS dibuat per dusun, terjadi kecurangan,” bebernya.

Safiuddin berharap, revisi perda pilkades bisa diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Bulukumba memberikan tenggat waktu paling lama tiga bulan untuk merampungkan. (*)