oleh

49% Saham di PD Pasar Makassar Raya Bisa Dipegang Pihak Ketiga

Editor : Armansyah-Pemerintahan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Pihak ketiga atau swasta dibolehkan memegang saham maksimal 49% di PD Pasar Makassar Raya. Sedangkan sisanya 51% tetap menjadi hak pemerintah kota.

Kewenangan itu berlaku jika PD Pasar Makassar Raya resmi beralih status menjadi perusahaan umum daerah (perumda).

“49% ini bisa dibagi ke beberapa pihak ketiga, jadi tidak mesti satu investor yang tanam saham di PD Pasar Makassar Raya,” kata Ketua Pansus Ranperda Perumda Pasas Makassar Raya, Kasrudi, Jumat (2/7/2021).

Bukan hanya bisa dikelola pihak ketiga, PD Pasar Makassar Raya juga dituntut untuk bekerja lebih maksimal layaknya perusahaan profesional jika status perumda sudah disandang.

Termasuk menata pasar dan menciptakan usaha baru guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar. Apalagi selama ini, perusda dinilai tidak begitu besar dalam menopang PAD Kota Makassar. Sumbangsinya hanya sekitar 1%.

“Harapan terbesar kita kalau sudah jadi perumda nanti, paling tidak bisa meningkatkan PAD Kota Makassar,” beber dia.

Kasrudi menyebutkan Ranperda Perumda Pasar Makassar Raya sudah memasuki tahap finalisasi. Hanya saja, berdasarkan hasil verifikasi dengan Pemprov Sulsel masih perlu penambahan poin dalam satu pasal sekaitan dengan permodalan.

“Menurut hasil verifikasi kami dengan provinsi, permodalannya harus ditambah. Ada satu pasal yang harus ditambah terkait dengan permodalan. Jadi, kami tambah aset Perumda Pasar Makassar Raya, mudah-mudahan bisa segera diparipurnakan,” ungkap dia.