oleh

Pilgub 2024, Duet Adnan-RMS Menguat

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bareng Ketua DPW Partai Nasdem Sulsel, Rusdi Masse bertemu di Pinrang kemarin. Agenda ini ditanggapi sejumlah akademisi  dan pengamat terkait momentum Pilgub 2024. Duet Adnan-RMS menguat.

Pengamat Politik Unhas Makassar, Phil Sukri mengatakan, meski pertemuan RMS dan Adnan suatu kebetulan. Akan tetapi bisa ditafsirkan untuk hajatan politik 2024 mendatang.

“Menurut saya, pertemuan silaturahmi RMS dan Adnan adalah hal wajar. Meski belum ada wacana pasangan tetapi duet ini patut diperhitungkan,” tegas Phil Sukri, Kamis (1/7).

Kata akademisi Unhas itu, kedua figur tersebut harus massif melakukan sosialisasi dan melihat respon masyarakat. Apalagi, mereka statusnya bukan incumbent.

“Memang kedua figur (Adnan-RMS) ini menarik. Akhir-akhir ini cukup medapat perhatian dan cukup mendapat respon masyarakat,” ujarnya.

Untuk RMS, sambung Phil Sukri, meski saat ini merupakan anggota DPR RI namun aktivitasnya di wilayah sulawesi selatan sangat intens. Baik sebagai ketua NasDem Sulsel maupun sebagai tokoh dibelakang keberhasilan beberapa kepala daerah memenangkan pilkada di Sulsel.

“Dengan modal tersebut dan pengalamanya sebagai Bupati Sidrap dua periode, maka tentu RMS dianggap memiliki syarat yang cukup untuk maju di Pilgub Sulsel,” jelasnya.

Sedangkan, Adnan, kata Phil Sukri, saat ini merupakan Bupati Gowa yang berhasil mendapatkan posisinya untuk periode kedua dengan tanpa lawan dan memenangkan lebih dari 90 persen suara di wilayahnya.

“Artinya secara politik, hubungannya dengan partai politik yang mengusungnya pada pilkada Gowa baru-baru ini tentu cukup baik,” katanya.

Disamping itu, sambung Phil Sukri, jumlah suara yang diperolehnya sangat signifikan sebagai modal awal jika nanti akan maju pada Pilgub Sulsel. Berikutnya, mengingat kabupaten Gowa merupakan salah satu daerah yang menempati posisi tiga besar jumlah pemilih di sulawesi selatan.

Dengan modal tersebut ditambah dengan kenyataan bahwa Adnan merupakan bagian dari keluar Yasin Limpo yang selama ini berpengaruh dalam peta politik Sulsel maka keberadaan namanya menuju Pilgub Sulsel berikutnya tentu sangat wajar.

“Nah, ketika dua tokoh dengan kelebihan-kelebihannya ini diwacanakan untuk berpasangan maka tentu ini merupakan sesuatu yang harus dicermati oleh para calon pesaing maupun calon kawan. Karena perpadauan mereka sangat mungkin menjadi salah satu penantang potensial pada pilgub sulsel 2024 mendatang,” pungkasnya.

Terpisah, Direktur Eksekutif Paramater Publik Indonesia (PPI), Ras MD menilai potensi paket Adnan-RMS atau sebaliknya sangat kecil. Sebab, manuver politik Nasdem Sulsel di bawah komando RMS saat ini lebih mengarah ke figur Wali kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.

“Ya, kecenderungannya kesana (Danny Pomanto) karena RMS sendiri akan tetap mempertahankan posisinya sebagai Anggota DPR RI dapil III Sulsel. Target DPP Nasdem tentunya,” terangnya.

Menurut Ras MD, yang cukup menarik nantinya di Pilgub Sulsel 2024 yakno akan kembalinya pemain lama dan hadirnya figur baru. Misalnya saja, Nurdin Halid dan Ilham Arief Sirajuddin.

“Kedua sosok ini mulai diperbincangkan pasca ditetapkannya Nurdin Abdullah sebagai tersangka KPK,” katanya.

Terlebih, kata Ras MD, kedua figur ini dinilai punya pengalaman elektoral di atas satu juta pemilih. Selain itu, kendaraan politik yang cukup dominan di DPRD Sulsel. Bahkan keduanya masih eksis di aneka kegiatan sosial dan politik.

Kelompok figur baru, lanjut Ras, ada Moh Ramdhan Pomanto yang merupakan Wali Kota Makassar dua periode dan Andi Sudirman Sulaiman yang akan berstatus sebagai petahana nantinya.

“Kedepannya keempat figur inilah yang bakalan bertarung di Pilgub Sulsel mendatang,” ujar Ras MD.

Sedangkan, menurut Ras MD, nama Adnan dan Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani saat ini belum kuat untuk bertarung di Pilgub Sulsel. Jika dibandingkan dengan dua figur lama, maka kedua figur baru ini belum cukup kuat untuk bertarung.

“Kecuali kedua figur lama tidak ikut bertarung tentu membuka peluang figur baru, khususnya sosok Adnan untuk bertarung di Pilgub Sulsel,” tandasnya.

Terpisah, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengungkapkan pertemuan dengan Ketua NasDem Sulsel Rusdi Masse tidak ada pembahasan serius saat di Pinrang. Hanya ngobrol-ngobrol lepas saja untuk menaikkan imun.

“Tidak ada pembahasan serius, kita hanya ngobrol-ngobrol lepas saja untuk menaikkan imun,” kata Adnan.

Adnan baru-baru ini mesra dengan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasdem Sulawesi Selatan, Rusdi Masse Mappasessu. Putra mendiang Ichsan Yasin Limpo itu dijamu makan malam di rumah aspirasi milik RMS, di Jalan Serigala, Kelurahan Maccorawalie, Kecamatan Wattang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sabtu (26/6) malam lalu.

Adnan melakukan kunjungan ke empat kabupaten Ajatappareng, yaitu Pinrang, Sidrap, Parepare, dan Enrekang. Ia datang menyapa pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) kabupaten dan kota sekaligus melantik Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid, Bupati Enrekang Muslimin Bando sebagai ketua PMI.

Adnan memilih rumah RMS sebagai tempat penginapannya. Keduanya berbincang hingga pagi hari. “Setelah acara Sidrap dan Enrekang, saya menginap di kediaman Ketua DPW Nasdem Sulsel Bapak Rusdi Masse,” tulis Adnan.

Adnan mengisi waktu sambil berdiskusi di rumah Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Nasdem itu. Namun, ia tidak merinci apa saja pembahasan dalam pertemuannya dengan RMS. “Sambil berdiskusi,” lanjut Adnan.

Adnan punya hubungan baik dengan Partai NasDem. Partai bentukan Surya Paloh itu adalah salah satu partai politik pengusung Adnan-Kio di Pilkada Gowa 2020 lalu. (*)