oleh

OPINI: Polri Mengabdi untuk Bangsa

Editor : Armansyah-Opini-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Hari ini institusi Polri telah memasuki usianya yang ke -75, liku-liku dan dinamika pengabdiannya terhadap bangsa dan negara telah dilakoni dengan sangat baik sepenjang keberadaannya.

Hingga saat ini Polri sebagai pengayom dan pelindung masyarakat telah banyak memberikan kontribusi dalam upaya membangun KAMTIBMAS serta penegakan hukum di tengah-tengah masyarakat.

Meskipun demikian tidak sedikit pula kritikan yang diterima bahkan cemoohan dan hinaan kerap kali dialami polri. Polri sebagai alat negara dan pengayom masyarakat harus menerima dan menyikapi secara positif dan dijadikan sebagai kekuatan untuk membangun spirit agar polri semakin professional.

Secara psikologis Polri sudah semakin matang dalam menghadapi berbagai tantangan baik secara internal maupun eksternal. Menurut Kabid humas polda sul sel Kombes Pol E Zulpan Sik, M.Si bahwa secara internal polri terus membangun soliditas dan menata SDM agar semakin professional dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Menurutnya SDM yang baik maka polri semakin cepat dan tanggap dalam menyikapi persoalan-persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat. Apalagi di era sekarang polri dituntut mampu menghadapi berbagai tantangan globalisasi.

Oleh karena itu sangat tepat jika kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuat satu tagline sebagai slogan kerja di kepolisian yaitu Polri yang presisi sebagai akronim dari Prediktif, Responsibilitas, Transparan dan Berkeadilan.

Dengan semangat Presisi itulah polri kini mampu menunjukkan kualitas dan profesionalismenya dalam mengemban tugas-tugasnya, terutama dalam mewujudkan 16 program prioritas, yaitu: Penataan Kelembagaan; Perubahan Sistem dan Metode Organisasi, Menjadikan SDM Polri yang Unggul di Era Police 4.0.

Kemudian, Perubahan Teknologi Kepolisian Modern di Era Police 4.0, Pemantapan Kinerja Pemeliharaan Kamtibmas, Peningkatan Kinerja Penegakan Hukum, Pemantapan Dukungan Polri dalam Penanganan Covid-19, Pemulihan Ekonomi Nasional, Menjamin Keamanan Program Prioritas Nasional.

Penguatan Penanganan Konflik Sosial, Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Polri, Mewujudkan Pelayanan Publik Polri yang Terintegrasi, Pemantapan Komunikasi Publik; Pengawasan Pimpinan Terhadap Setiap Kegiatan, Penguatan Fungsi Pengawasan dan Pengawasan oleh Masyarakat Pencari Keadilan (Public Complain).

Profesionalitas kerja polri saat ini juga telah didukung dengan sarana dan prasarana yang berbasis teknologi informasi, ini sangat signifikan memengaruhi kinerja polri yang semakin cepat dan tanggap.

Sebagai institusi yang bertugas melindungi, melayani dan menegakkan hukum serta menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, polri berhasil menangani terorisme dan gerakan radikalisme di Indonesia.

Polri juga semakin konsen mengawasi cybercrime yang semakin berkembang di tengah kemajuan teknologi internet. Pengawasan lalulintas berbasis teknologi makin merata di kota-kota besar di Indonesia.

Sebagai alat negara polri mampu membaca keresahan masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi bahaya pandemic covid 19 yang sudah berlangsung selama dua tahun ini. Sehingga di hari bhayangkara ke 75, polri kembali melakukan gerkan kemanusiaan yang sangat luar biasa untuk masyarakat dan bangsa yaitu melakukan percepatan program vaksinasi covid 19 dengan target 1 juta tervaksin dalam sehari.

Menurut kapolri program vaksinasi covid 19 dilakukan secara serentak pada 34 polda seluruh Indonesia dalam rangka menciptakan kekebalan kelompok (herd Immunity) dari bahaya covid-19. Gerakan ini sejalan dengan teman HUT bhayangkara ke 75 yaitu Transformasi Polri yang Presisi Mendukung Perceptan Penanganan Covid 19 untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju.

Harus diakui bahwa polri tentu masih memiliki beberapa keterbatasan, sehingga dituntut untuk terus membenahi tubuh kepolisian agar semakin professional dalam mengemban tugas dan tanggung jawabnya. Kerjasama masyarakat dan semua pihak sangat diharapkan dalam mendukung kepolisian. (Bravo kepolisian). (*)