oleh

Langgar Perda, Pemda Sidrap Diminta Tegas ke Pelaku Usaha Nakal

Editor : Armansyah , Penulis :Ridwan Wahid-Berita, Daerah, Sidrap-

SIDRAP, RAKYATSULSEL.CO – Toko modern di Sidrap semakin menjamur. Jarak antar toko kelontong hanya hitungan meter, belum lagi jam operasional yang melewati batas. Tak sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda).

Terkait itu, DPRD Sidrap meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) agar menindak tegas pelaku usaha yang nakal. Jangan terkesan ada pembiaran sebab aktivitas tersebut bisa berdampak ke pelaku usaha kecil.

Anggota DPRD Kabupaten Sidrap, Bahrul Appas menjelaskan, aktivitas toko modern telah diatur dalam Perda nomor 14 tahun 2014 tentang penataan toko modern. Di mana, disebutkan jarak antar toko modern dan pasar tradisional minimal 500 meter.

Sementara, keberadaan toko modern dan pasar tradisional berhadap-hadapan. Sehingga, hal ini dinilai melanggar dan pemerintah daerah harus bertindak tegas menertibkan bangunan tersebut.

“Toko modern yang melanggar Perda, kita minta pemerintah Kabupaten Sidrap agar segera mengambil tindakan untuk memberi sanksi tegas ke pemilik usaha tersebut,” ungkap Bahrul. (*)