oleh

KPU Pinrang Tetapkan DPB Triwulan II Sebanyak 260.989 Pemilih

Editor : Armansyah-Berita, Daerah, KPU-Bawaslu, Pinrang, Politik-

PINRANG, RAKYATSULSEL.CO – Dalam rangka menyambut tahapan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pirang terus merampungkan Data Pemilih Berkelanjutan (DPB).

Kali ini, KPU Pinrang melibatkan stakeholder seperti Bawaslu, Polres, Kodim 1404, Dinas Pendidikan Wilayah X hingga LSM Pemerhati Pemilu, guna memudahkan pelaksanaan proses DPB dapat berjalan dengan baik.

Kegiatan rapat koordinasi Twiwulan II ini berlangsung secara luring dan diikuti oleh perwakilan partai politik serta pihak kecamatan secara daring. Untuk kegiatan luring berlangsung di Ruangan Media Center KPU Pinrang dan dipimpin langsung oleh Ketua KPU Pinrang, Alamsyah, Rabu (30/6).

“DPB ini merupakan kegiatan rutin dilaksanakan dan melibatkan berbagai instansi dan lembaga, sehingga kedepannya lebih mudah dalam pelaksanaan pemutakhiran di saat tahapan berjalan,” kata Alamsyah.

Terpisah, Koord Perencanaan, Program dan Data, Abdul Razak AS mengatakan, pemutakhiran data adalah hal penting dan mutlak untuk terus dilakukan sesuai amanat UU Nomor 7 tahun 2017, karena pergerakan pemilih tiap harinya selalu ada, baik itu untuk pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) maupun memenuhi syarat (MS).

Razak memaparkan, sampai saat ini terjadi pergerakan data pemilih yang cukup signifikan, bila dibandingkan Pemilu 2019 lalu. DPT Pinrang pada Pemilu 2019 lalu yakni sebanyak 266.081. Sedangkan DPB per Juni 2021 sebanyak 260.989. Hal ini berarti ada prngurangan jumlah pemilih sebanyak kurang lebih 5000 pemilih.

“Perubahan itu meliputi data pemilih TMS yang terdiri dari data meninggal, ganda, sipil jadi TNI/Polri dan mutasi keluar,” ucapnya.

Salah satu hal yang membuat data pemilih berubah ialah pendaftaran prasekolah. Hal itu diakui oleh Divisi Data Dinas Pendidikan Wilayah X, Dwi Suryadi Syam. Pasalnya, sistem zonasi yang berlaku membuat calon siswa kerap mengubah domisilinya untuk bisa masuk ke sekolah yang dituju.

“Sehingga nantinya akan menyulitkan pada proses pencocokan data nantinya,” kata Dwi Suryadi Syam.

Pada kesempatan itu juga, Bawaslu Pinrang berjanji akan terus terlibat dalam proses pemutakhiran ini sampai ke desa/kelurahan, agar data kematian dapat terdeteksi.

“Bawaslu juga sudah mengirimkan surat kepada masing-masing desa/kelurahan agar mengirimkan data tersebut kepada Bawaslu jika temukan data TMS,” ungkap Rivah Wardana, selaku Divisi Data Bawaslu Pinrang.

Sementara, Wakapolres Pinrang Kompol Muhabbar menjelaskan pihaknya berjanji akan membantu dalam proses pemutakhiran data pemilih.

“Polres Pinrang siap membantu pada proses data ini, khususnya Polri yang sudah purnabhakti serta sipil menjadi Polri, sekaligus membackup proses kegiatan yang dilakukan oleh KPU Pinrang,” kata Kompol Muhabar. (*)