oleh

Kejari Takalar Kembali Tahan Dua Orang Tersangka Kasus Dugaan korupsi BOP TPQ

Editor : Armansyah , Penulis :Supahrin-Berita, Daerah, Takalar-

TAKALAR, RAKYATSULSEL.CO – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar, Salahuddin tak main-main dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi. Hanya empat bulan menjabat, delapan orang berhasil diamankan.

Pertama, kasus dugaan korupsi pengadaan mesin dan pembangunan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di PDAM Takalar tahun 2018, Kejari telah menetapkan dan menahan lima orang tersangka.

Kedua, kasus dugaan korupsi, Bantuan Operasional (BOP) TPQ dari Kementrian Agama (Kemenag) tahun 2020. Di mana sebelumnya Kejari Takalar telah menahan satu orang inisial A. Senin kemarin (28/6) kembali lagi menetapkan dua tersangka dan langsung menggiring ke Lapas Kelas IIB Takalar.

Kasipidsus Suwarni Wahab membenarkan adanya penangkapan dua orang tersangka kasus dugaan BOP TPQ pada Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPTQ/TPQ)-(BA BUN) Kementerian Agama Tahun Anggaran 2020 di Kabupaten Takalar.

“Ia kami telah menetapkan inisial R dan A sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan,” ujar Suwarni, Selasa (29/6).

Kedua tersangka, sambung Suwarni, mereka diduga melanggar pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana dan Pasal 3 Jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. (*)