oleh

Posisi Wabup Lutim Masih Lowong

Editor : Armansyah-Berita, Megapolitan, Pemerintahan, Politik-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Posisi Wakil Bupati (Wabup) Luwu Timur (Lutim) hingga kini masih lowong. Bupati Lutim, Budiman Hakim belum juga memiliki wakil sejak dilantik 5 April 2021 lalu menggantikan Thoriq Husler yang meninggal dunia.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Luwu Timur, Rapiuddin mengaku jika delapan partai pengusung Budiman pada Pilkada lalu belum memasukkan nama calon wakil bupati.

“Belum ada. Kan harus ada Pansus dulu dan sekarang Pansus saja belum dibentuk,” singkat Rapiuddin, Minggu Ahad (27/6/2021).

Wakil Ketua DPRD Luwu Timur, Muhammad Siddiq juga mengaku partai pengusung belum mengusulkan siapa yang akan menjadi pasangan Budiman Hakim.

“Sampai saat ini belum. Saya kira itu urusan partai pengusung yang harus mengusulkan ke DPRD,” kata Muhammad Siddiq.

Bahkan kata dia, sampai saat ini DPRD Luwu Timur belum membentuk Pansus (Panitia Khusus) pengisian jabatan wakil bupati. “Pertimbangan kita baru akan membentuk Pansus setelah ada Ketua DPRD defenitif dan sekarang ini saya hanya sebagai ketua sementara,” ujarnya.

Adapun parpol pengusung Husler-Budiman di Pilkada 2020 lalu yaitu Golkar (7 kursi), Gerindra (4 kursi), PAN (4 kursi), PDIP (3 kursi) Hanura (3 kursi), PKB, PBB dan PKS masing-masing 1 kursi.

Ketua PAN Luwu Timur, Usman Sadik mengatakan, pihaknya belum berkomunikasi dengan partai lain siapa yang akan mendampingi Budiman. “Belum ada pembicaraan dengan partai pengusung dan usulan ke DPRD,” jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulsel, Azhar Arsyad. “Belum ada pembicaraan,” katanya.
Anggota DPRD Sulsel ini mengaku jika PKB akan realistis siapa saja yang akan mendamping Budiman lantaran hanya memiliki satu kursi di Lutim.

“Kita realistis saja, disana kana koalisi besar,” ucapnya.

Kendati demikian, Azhar Arsyad berharap partainya (PKB) tetap dilibatkan dalam penentuan calon wakil Budiman. “Kita juga harus dilibatkan,” tegasnya.