oleh

31 Ribu Lulusan SMP Terancam Tak Bisa Masuk SMA/SMK Negeri

Editor : Armansyah , Penulis :Fahrullah-Berita, Megapolitan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Ribuan siswa yang baru lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP) terancam tidak semuanya bisa tertampung di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri.

Ketua panitia PPDB Sulsel, Idrus mengatakan, tahun ini ada 153.883 ribu siswa yang lulus tingkat SMP dan MTS. Sementara yang diterima tingkat SMA/SMK hanya hanya 122.497 sehingga ada sekitar 31.386 alumni SMP tak bisa melanjutkan ke sekolah negeri.

“Kalau kita presentasekan hanya 79,46 persen yang bisa diterima dan 20,4 persen tidak bisa diterima,” kata Idrus saat rapat mengikuti rapat di DPRD Sulsel, Selasa (22/6/2021).

Kata Idrus, penyebabnya karena daya tampung sekolah tidak di 24 kabupaten/kota tidak bisa terpenuhi karena rombongan belajar (Rombel) hanya 36 orang di setiap kelas.

“Karena daya tampung sudah penuh. Perlu disampaikan bahwa SMAN berdasarkan permen (Peraturan Pemerintah), itu maksimal 12 rombel per tingkatan, jadi untuk satu sekolah hanya 36 rombel saja,” jelasnya.

Diketahui, PPDB untuk jalur zonasi tingkat siswa SMA/SMK dimulai 14-16 Juni 2021. Sama dengan tahun sebelumnya, pendaftaran dilakukan secara online.

Setelah itu, jalur afirmasi akan dibuka pada tangg 21-24 Juni, Jalur perpindahan orangtua siswa dibuka mulai 28-29 Juni 2021, dan jalur prestasi dibuka 5- 9 Juli. Pada PPDB tahun ini, jalur zonasi mendapat jatah 75 persen, afirmasi 15 persen, perpindahan 5 persen, selebihnya jalur prestasi.

Anggota Komisi E DPRD Sulsel, Fauzi Andi Wawo mengatakan, di Kecamatan Makassar, khususnya wilayah Karuwisi ada orang tua yang mengeluhkan anaknya tidak lulus, padahal SMAN 1 Makassar zonasi terdekat dibanding sekolah-sekolah lain. Bahkan kata dia, orang tuanya telah bolak balik ke Dinas Pendidikan Provinsi untuk mempertanyakan penyebab anaknya tidak lulus.

“Orang tuanya ini sudah bolak-balik dinas meminta bantuan tapi sudah dua kali bolak balik belum ada penjelasan,” jelasnya.