oleh

Ratusan Nakes Covid-19 di Takalar Meradang, Ini Penyebabnya

Editor : Lukman , Penulis :Supahrin-Takalar-

TAKALAR, RAKYATSULSEL.CO – Ratusan tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Takalar khususnya petugas vaksinator yang bertugas di 17 Puskesmas, dua Rumah Sakit serta dua lembaga vertikal yakni Tim Covid-19 Polres dan anggota TNI Kodim 1426 Takalar meradang.

Bagaimana tidak, selain honor intensif yang belum terbayarkan, honor insentif yang rencananya akan dibayar sebesar Rp1,5 juta turun menjadi Rp750 ribu per orang.

Penurunan nominal honor intensif nakes vaksinator menurut pihak Dinas Kesehatan berdasarkan sistem biaya umum (SBU) yang telah dikeluarkan oleh Inspektorat Takalar.

“Honor Tim vaksinator memang awalnya diusulkan sebesar Rp1,5 juta per orang. Namun, setelah melihat postur dan SBU yang dimiliki Pemkab Takalar, terpaksa honor intensif nakes vaksinator turun sebanyak Rp750 ribu,” kata kepala bidang pencegahan penyakit, dr Hj Novi Yulianti kepada wartawan, Selasa (22/6/2021).

Selain membenarkan honor nakes vaksinator turun sebesar Rp750 ribu, Novi Yulianti juga menyampaikan permohonan maafnya pada seluruh nakes vaksinator yang tersebar di 21 titik karena sampai saat ini, honor tersebut belum dibayarkan.

” Iya, honor intensif vaksinator belum terbayarkan, karena berkas mereka sedang diverifikasi, apalagi sedang ada perubahan honor dari Rp1,5 juta menjadi Rp750 ribu,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, dr Rahmawati, M.Kes juga menyampaikan bahwa dalam rangka meredam dan menangani Virus Corona, Pemkab Takalar telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp35 milyar.

” Rp35 milyar yang digunakan untuk penanganan Covid-19 tahun 2021 di Takalar merupakan hasil recofusing,” tandas Rahmawati. (*)