oleh

Masyarakat Cerdas dalam Berteknologi

Editor : Lukman-Humaniora-

BOMBANA, RAKYATSULSEL.CO – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 21 Juni 2021 di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Selatan. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali adalah “Aman dan Nyaman dalam Bermedia Sosial”. Kegiatan yang diadakan secara gratis ini menghadirkan 746 peserta dari berbagai profesi maupun usia.

Empat narasumber terpercaya juga dihadirkan pada kegiatan kali ini yaitu, Ibnu Dwi Cahyo selaku peneliti Lembaga riset keamanan siber, Aris Badara selaku akademisi dan guru besar Universitas Haluoleo, Rizky Kurniawan Rahman selaku narablog, dan Siti Nur Aulia selaku pemengaruh. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Ahmad Khaidir. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. “Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pemateri pertama adalah Ibnu Dwi Cahyo yang membawakan tema “Positif, Kreatif, dan Aman di Internet”. Pada sesinya, Ibnu membagikan beberapa keterampilan yang wajib dimiliki oleh masyarakat untuk dapat bersaing era digital. Beberapa diantaranya yaitu dapat berkomunikasi secara profesional lewat media sosial yang umumnya digunakan oleh masyarakat, paham memaksimalkan fungsi laptop dan ponsel pintar, serta mampu menyusun karakter media sosial dengan baik.

Berikutnya sesi dilanjutkan oleh Aris Badara yang menyampaikan materi berjudul “Penggunaan Bahasa yang Baik di Dunia Digital”. Aris memaparkan bahwa seiring dengan berjalannya digitalisasi, generasi muda cenderung kurang memperhatikan karakter dan tata bahasa. Sehingga, menurutnya, hal ini menjadi tantangan bagi orang tua dan guru untuk memberikan aktivitas berbahasa yang baik.

Sebagai pemateri ketiga, Rizky Kurnia Rahman membawakan tema tentang “Kenali dan Pahami Rekam Jejak di Era Digital”. Rizky menyampaikan bahwa teknologi saat ini semakin canggih sehingga masyarakat sebagai pengguna harus lebih cerdas dalam menggunakan teknologi. Sayangnya menurut Rizky, masyarakat Indonesia kebanyakan masih kurang kritis dalam menggunakan teknologi, khususnya internet, sehingga hoaks mudah menyebar.

Adapun Victoria Ngantung, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema mengenai “Bebas namun Terbatas: Berekspresi di Media Sosial”. Ia memaparkan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan media sosial seperti menghindari beropini yang menyulut perpecahan dan mengetahui isu secara detail sebelum berkomentar atau menyebarkan.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Terlihat antusias dari para peserta yang mengirimkan banyak pertanyaan kepada para narasumber. Panitia memberikan uang elektronik senilai Rp 100.000 bagi sepuluh penanya terpilih.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi. Salah satu pertanyaan menarik datang dari peserta yang bernama Ikmah yang bagaimana mengatasi anak-anak yang berkomentar tidak baik di internet. Menurut Ibnu, orangtua tetap harus mengawasi dan membatasi anak dalam berinternet.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi. (*)