oleh

Inspektorat: Piutang Iuran Sampah Belum Tertagih R2,8 Miliar

Editor : admin , Penulis :Sugihartono-Berita, Kota, Megapolitan, Pemerintahan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO— Iuran sampah Kota Makassar yang belum tertagih mencapai Rp2,8 Miliar. Kepala Inspektorat Kota Makassar, Zainal, mengakui hal itu sebagai bagian temuan BPK dalam LHP 2020.

“Temuan piutang tersebut merupakan akumulasi dari tahun 2018 lalu, jadi bukan temuan indikasi kerugian negara, tetapi piutang,” katanya.

Laporan Hasil Pemeriksaan BPK dengan Nomor : 27.B/LHP/XIX.MKS/05/2019 yang dikeluarkan pada Mei 2019, menemukan adanya iuran sampah kurang setor sebanyak Rp336.306.000.00.

Perhitungan BPK ini didapatkan setelah pihaknya melakukan pengujian secara sampling dengan melakukan secara fisik kerumah rumah warga menggunakan data selisih wajib pajak sebanyak 4.149 rumah.

Hasilnya, didapatkan bila adanya masyarakat yang membayar sampah sebanyak 1.272 namun tidak disetorkan ke kas daerah. Yang dimana menurut BPK, Iuran tersebut minimal sebanyak kurang lebih 300 juta rupiah.

Dalam pemeriksaan itu pula, BPK menemukan dibeberapa kecamatan terdapat masyarakat yang telah membayar iuran sampah namun tidak diberikan karcis sebagai bukti pembayaran sampah. (ajs)