oleh

Kasus Covid-19 Melonjak, Rupiah Tumbang

Editor : admin-Berita, Ekonomi & Bisnis-

RAKYATSULSEL.CO – Rupiah kembali loyo pagi ini. Rupiah dibuka melemah 0,14 persen ke level Rp 14.375 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin, Rp 14.355.

Tidak hanya rupiah, mayoritas mata uang Asia juga melemah dari dolar AS. Won Korea Selatan melemah 0,26 persen, ringgit Malaysia minus 0,06 persen, dan dolar Singapura minus 0,02 persen. Sementara yuan China dan baht Thailand stagnan.

Sedangkan dolar Hong Kong menguat 0,02 persen, yen Jepang menguat 0,02 persen, dan peso Filipina menguat 0,02 persen.

Sebaliknya, mata uang utama negara maju justru mayoritas berada di zona hijau. Dolar Australia menguat 0,04 persen, euro Eropa 0,06 persen, poundsterling Inggris 0,1 persen, dan dolar Kanada 0,11 persen. Hanya rubel Rusia yang melemah 0,22 persen. Sementara franc Swiss stagnan.

Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra mengatakan, sentimen bagi rupiah masih berasal dari ekspektasi pasar terhadap perubahan arah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve. Hal ini menguatkan nilai tukar dolar AS dan melemahkan mata uang lain.

Sedangkan di dalam negeri, rupiah juga tertekan dengan lonjakan kasus positif Covid-19. Apalagi dampaknya, tingkat keterisian alias okupansi tempat tidur di rumah sakit ikut meningkat.

Menurut dia, rupiah masih akan berada di zona merah pada hari ini. Proyeksinya, rupiah bergerak di rentang Rp 14.380 sampai Rp 14.400 per dolar AS. [rmol]