oleh

Cemburu Berujung Maut

Editor : Armansyah-Berita, HL, Kriminal-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Misteri kasus pembunuhan terhadap Rian dengan cara dianiaya lalu mayatnya dibakar di Desa Padaelo, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, akhirnya terungkap. Motifnya dilatari rasa cemburu.

Kapolda Sulsel, Irjen Merdisyam, mengatakan, korban Rian dibunuh oleh salah satu pelaku yang merasa sakit hati dengan korban karena memiliki hubungan dengan orang lain.

“Ini berawal dari hubungan asmara sejenis yang menemukan kecemburuan dan menimbulkan kemarahan terhadap pelaku, dan menganiaya dan meninggalnya korban,” katanya, Kamis (17/6).

Dari situ, muncul dugaan bahwa korban yang berusia 21 tahun itu dibunuh secara terencana oleh kedua pelaku tersebut. Pembunuhan berencana itu dilakukan di dua lokasi berbeda. Lokasi pertama di Makassar dan yang kedua di Kabupaten Maros.

Pelaku membawa mayat korban ke Kabupaten Maros menggunakan mobil. Sesampainya di sana, tepatnya di Bukit Tinggi, mayat Rian dibakar menggunakan bensin.

Dalam kasus ini, polisi menetapkan 9 orang jadi tersangka kasus pembunuhan Rian. Delapan orang di antaranya sudah ditangkap dan satu orang masih jadi buron (DPO).

“Ada delapan orang tertangkap,” kata Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam.