oleh

Ada Potensi Permainan Rombel, Dewan Akan Awasi Ketat PPDB Makassar

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Makassar akan bergulir pekan depan, 21-25 Juni 2021. Salah satu yang menjadi perhatian yakni potensi permainan rombel yang dilakukan oknum tertentu.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Makassar, Fatma Wahyuddin menyampaikan akan meminta data rombel di setiap sekolah. Data-data itu untuk memudahkan dewan dalam menjalankan fungsi pengawasan. Seluruh kepala sekolah tak luput dari pantauan.

“Kami akan minta datanya berapa jumlah rombel dan peserta didik, sehingga kami bisa memantau berapa jumlah peserta di masing-masing sekolah. Jangan sampai ada oknum yang ingin bermain menambah jumlah peserta di sekolah itu,” kata Fatma, Jumat (18/6).

Legislator Partai Demokrat itu juga meminta transparansi sisa kuota untuk masing-masing jalur PPDB. Sebab jangan sampai, ada kekosongan kuota yang justru dimanfaatkan oleh oknum tertentu secara pribadi.

“Jadi berapa persen sisa kuota yang belum terpenuhi, disitu kami akan mengawasi dan memantau adanya oknum yang mencoba memanfaatkan pendaftaran PPDB online ini,” jelasnya.

Menurutnya, kongkalikong rombel bisa saja terjadi. Apalagi, jika sistem tersebut luput dari pengawasan DPRD Makassar. Padahal berdasarkan aturan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar telah menetapkan 32 peserta didik tiap rombel untuk SMP dan 28 peserta didik per rombel untuk SD.

“Bisa saja ada potensi kecurangan di rombel kalau kita tidak awasi, ada-ada saja oknum seperti ini,” ungkapnya. (*)