oleh

Pengelola XXI Bahas Permohonan Jual Tiket Offline, Danny Tawarkan Program Protokol Acara

Editor : Armansyah , Penulis :sasa-Berita, Pemerintahan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Manager Area XXI Makassar menemui Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di Jalan Amirullah, Kecamatan Mamajang, Makassar, Rabu (16/6). Pertemuan tersebut untuk membahas permohonan pelaksanaan penjualan tiket dan makan/minum di dalam bioskop.

Usai melakukan audiensi, Danny Pomanto–sapaan akrabnya mengatakan, jika dirinya menawarkan agar managemen XXI mengikuti salah satu konsep Makassar Recover, yaitu Protokol Acara.

“Tadi saya sudah tanya ke teman-teman pariwisata itu peraturan darimana? Rupanya aturan kita, bukan masuk PPKM,” ujar Danny.

Sehingga, Danny meminta pihak XXI untuk menjelaskan konsep manajemen jika penjualan tiket secara offline dilakukan. “Saya tadi tanya bagaimana konsepmu? Mereka bingung juga, jadi saya bilang ikut Makassar Recover saja, namanya protokol acara,” jelasnya.

Kata Danny, protokol acara yang dimaksud yakni manajemen berlakukan 5M. Tak hanya itu, harus ada pengawas dalam antrian dan memasang zoom monitoring. Khusus zoom monitoring, Pemkot Makassar memiliki alat tersebut.

“Saya mau dimonitor terus, kalau dia sudah sanggupi itu, lapor ke kita, kita uji coba dulu. Saya bilang harus pasang kameramu, kita monitor, kalau melanggar tidak ada ampun,” katanya.

Namun, untuk makan dan minum di dalam bioskop, Danny belum memperbolehkan permohonan tersebut. “Khusus untuk makan minum saya tolak dulu, sambil kita kaji sistem protokolnya. Kan kita sudah atur di Makassar Recover itu. Sehingga kalau mereka mau sepertti itu kita pertimbangkan,” tutupnya.

Diketahui, selama dalam masa pemulihan Covid-19, Cinema XXI mengikuti instruksi Pemerintah Daerah seperti kapasitas 50 persen dalam studio bioskop.

Penonton juga tidak diperbolehkan makan dan minum di dalam studio. Pengunjung hanya boleh mengkonsumsi makanan dan minuman di area lobby bioskop. Selain itu, pengunjung diwajibkan untuk melakukan transaksi pembelian tiket serta makanan dan minuman secara online (melalui aplikasi). (*)