oleh

Program Strategis Bupati ASA, Setiap Tahun 100 Tenaga Kerja Konstruksi Harus Kantongi Sertifikat

Editor :Syamsuddin-Daerah, Sinjai-

SINJAI, RAKYATSULSEL.CO- Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) pada tahun ini kembali memprogramkan pelatihan uji sertifikasi untuk tenaga kerja yang bergelut pada jasa konstruksi.

Program ini sendiri mulai direalisasikan sejak tahun 2019 lalu, dengan jumlah tenaga kerja konstruksi yang telah mengantongi sertifikat sudah mencapai 356 orang.

Menurut Bupati ASA, program pelatihan uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi para tenaga kerja konstruksi di Kabupaten Sinjai.

“Sejak tahun 2019 kita sudah programkan dan siapkan anggarannya, mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi tenaga kerja konstruksi kita untuk bekerja karena tidak dipungut biaya sama sekali,”pungkasnya.

Terpisah, Kasi Pengaturan Jasa Konstruksi Bidang Jasa Konstruksi Dinas PUPR Sinjai, Akmal mengatakan, pelatihan uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi di Kabupaten Sinjai dalam waktu akan dilaksanakan dengan menggandeng Balai Jasa Konstruksi wilayah VI Makassar.

Program ini merupakan salah satu program Bupati ASA dalam meningkatkan keterampilan Sumber daya manusia (SDM), khusus tenaga kerja konstruksi, sekaligus tertuang dalam rencana strategis (renstra) Pemkab Sinjai.

“Kegiatan ini merupakan program pak Bupati (ASA Red) yang tertuang dalam program renstra Kabupaten Sinjai untuk menciptakan tenaga terampil konstruksi, yang mana ditargetkan 100 tenaga terampil setiap tahun”, ungkap Akmal, yang ditemui Jumat,(11/6/2021).

Lebih lanjut dikatakan, pelatihan uji sertifikasi ini sesuai Undang-Undang nomor 2 tahun 2017 tentang konstruksi. Dimana para pekerja konstruksi dalam sebuah perusahaan yang bergerak dibidang konstruksi maka diwajibkan untuk memiliki sertifikat kompetensi.

“Jadi setiap pekerja konstruksi yang mengerjakan proyek pemerintah diusahakan memiliki sertifikat kompetensi. Apabila perusahaan kontraktor tidak memiliki tenaga terampil bersertifikat maka otomatis dia tidak bisa ikut lelang”, sambungnya.

Rencananya, pendaftaran pelatihan uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi ini rencananya akan dibuka pada 14-25 Juni 2021 mendatang. Calon peserta hanya menyiapkan foto copy KTP serta pas foto.

“Insha Allah pendaftaran akan kita buka mulai pekan depan di kantor (Dinas PUPR Sinjai Bidang Jasa Konstruksi Red) tanpa dipungut biaya daripada ikut pelatihan di Makassar biayanya mencapai Rp2 jutaan lebih”, jelasnya.

Adapun tenaga kerja konstruksi yang dimaksud bisa mengikuti pelatihan uji sertifikasi tersebut, diantaranya tukang kayu, tukang batu, tukang las, tukang listrik, juru gambar dan tukang yang lainnya yang menyangkut dalam hal kosntruksi termasuk ahli lingkungan.

Dari data Dinas PUPR Sinjai, jumlah tenaga kerja konstruksi yang telah mengantongi sertifikat di Bumi Panrita Kitta, kini sebanyak 356 orang. (Humas Kominfo).