oleh

Tiga OPD Ini Dinilai Penyebab Takalar Gagal Raih WTP

Editor :Armansyah , Penulis : Supahrin-Berita, Daerah, Pemerintahan, Takalar-

TAKALAR, RAKYATSULSEL.CO – Upaya dan kerja keras seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Takalar mengejar opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) belum berhasil. Alhasil, Pemkab Takalar masih tetap berkutat pada opini Wajar dengan Pengecualian (WDP).

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Takalar, Dahlan Jalamang menilai gagalnya pemkab Takalar meraih WTP karena adanya dua item masalah yang ditemukan oleh pemeriksa BPK perwakilan SulSel.

Kedua item yang menghambat WTP antara lain, adanya temuan aset berupa kendaraan berat yang belum dilelang dan penggunaan anggaran biaya operasional sekolah (BOS) tahun 2020.

“Aset dan penganggaran dana BOS yang menjadi penyebab Takalar belum meraih WTP. Padahal kerja keras membenahi semua pengelolaan keuangan telah diperbaiki dengan sebaik mungkin,” Kata Dahlan Jalamang, Kamis (10/6).

Dahlan, menambahkan penggunaan aset di tiga OPD lingkup Pemkab Takalar mempengaruhi WTP belum diraih, mereka adalah Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Kelautan dan Perikanan.

“Tiga dinas tersebut kembali harus bekerja keras membenahi temuan aset itu, sehingga kedepannya Takalar sudah bisa meraih WTP,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, penganggaran dana BOS tahun 2020 menjadi temuan, karena BPK berpendapat dana BOS tidak dianggarkan oleh APBD.

“Sangat disayangkan, penggunaan dana BOS menjadi temuan, karena alasan dana BOS harus masuk ke APBD, sementara dana BOS berdasarkan juknis kementrian langsung masuk rekening sekolah,” jelasnya. (*)