oleh

Teken MoU, PDAM Makassar Gandeng Kejari Kejar Aset yang Dikuasai Pihak Ketiga

Editor :Armansyah-Berita, Megapolitan, Pemerintahan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Perusahan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar dan Kejaksaan Negeri (Kejari) melakukan penandatanganan kerjasama atau MoU, diruang pola Kantor PDAM Makassar, Rabu (9/6).

Pada kegiatan ini, penandatanganan MoU dilakukan Kepala Kejari Makassar Andi Sundari dan Dirut PDAM Makassar Hamzah Ahmad. Perjanjian Kerjasama disaksikan langsung oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Makassar Muh Ansar.

Kerjasama itu, dalam rangka mengejar aset milik PDAM yang dikuasai pihak ketiga. Persoalan aset ini berupa lahan, misalnya yang ada di wilayah Racing Center hingga Bukit Baruga.

Direktur Utama PDAM Makassar, Hamzah Ahmad
menjelaskan, kerjasama yang dibangun dengan Kejari Makassar sejak 2011 lalu dan berlanjut hingga hari ini. Salah satu point kerjasama nantinya mengenai penyelesaian aset.

“Aset kita masih banyak dikuasi pihak ketiga sehingga MoU dengan Kejari Makassar ini agar bagaimana aset kita bisa dikuasai kembali,” tegas Hamzah Ahmad.

Tak hanya di daerah Racing Center, kata Anca–sapaan akrabnya, masalah lahan di kompleks PDAM di Ratulangi juga menjadi perhatian. Harapannya, kerjasama ini bisa ditingkatkan karena yang belum tersentuh hingga saat ini adalah pengembalian aset.

“Kita harap penyelesaian lahan bisa cepat. Seperti Ibu Kajari katakan, kalau lama harus segera ditreatment dengan mengalihkan kasus ini dari Perdata ke Pidana Khusus,” tukasnya. (*)