oleh

Rutan Klas 1A Makassar Terbakar, Kemenkumham Sulsel Bentuk Tim Investigasi

Editor :Armansyah-Berita, Megapolitan, Peristiwa-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Rutan Klas 1a Makassar terbakar, Minggu (6/6) sini hari. Kejadian itu diduga akibat korsleting arus pendek listrik.

Kepala Rutan Kelas 1a Makassar, Sulistiyadi menjelaskan, peristiwa itu berawal dari terbakarnya gudang penyimpanan alat makan dan baju tahanan. Untungnya, kobaran api dapat dikendalikan oleh petugas Pemadam Kebakaran.

Diketahui, kebakaran ini terjadi hanya di satu ruangan saja di dalam rutan. Kerugian materil akibat peristiwa ini ditaksir hanya sekira Rp10 juta.

“Kerugian material tidak banyak, sekitar kurang dari sepuluh juta. Hanya satu tempat (terbakar) di tempat penyimpan pakaian dan peralatan makan,” kata Sulistiyadi, Senin (7/6).

Para warga binaan di dalam rutan diketahui tidak ada yang menjadi korban dalam peristiwa ini dan semuanya masih dalam keadaan lengkap. Hanya saja, warga binaan pengenalan lingkungan di Blok B harus dipindahkan ke Blok I akibat lokasi yang terdampak kebakaran.

“Alhamdulillah (warga binaan) tidak terganggu dan semua lengkap dan dalam kondisi sehat. Hanya karena posisi gudang dekat dengan Blok B maka warga binaan kami pindahkan dari B ke Blok I,” ungkap Sulistiyadi.

Sulitiyadi menambahkan, peristiwa ini membuat Kemenkumham Sulsel membentuk tim investigasi. Kata dia, mereka akan menyelidiki penyebab pasti peristiwa yang terjadi sekira pukul 00.55 Wita.

“Iya ada penyelidikan juga dari Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel. Sedang berproses melakukan pendalaman,” ungkapnya.

Informasi Dinas Kebakaran Makassar, api berhasil dikuasai setelah 15 menit pemadaman dengan menerjunkan tiga unit armada berikut tujuh petugas. “Sekitar pukul 01.35 Wita. Api berhasil kita padamkan,” kata Plt Kadis Damkar Makassar, Hasanuddin.

Sementara itu Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sulsel, Edi Kurniadi mengaku pihaknya bukan melakukan semacam investigasi, namun lebih kepada peninjauan. Dia mengklaim kejadian itu murni akibat korsleting listrik.

“Tidak ada kelalaian (petugas). Bukan (penyelidikan). Ruanganya itu ada instalasi listriknya yang terbakar, paling dua hari sudah selesai perbaikannya. Karena disitu (gudang) dekat blok hunian, yah kita ungsikan dulu. Kalau sudah diperbaiki instalasi listriknya baru kita kembalikan lagi,” paparnya. (*)