oleh

Kasus DBD Meningkat di Sidrap, Ini Penjelasan Kadinkes Kesehatan

Editor :Armansyah , Penulis : Ridwan Wahid-Berita, Daerah, Sidrap-

SIDRAP, RAKYATSULSEL.CO – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sidrap, Basrah mengakui kasus Demam Berdarah (DBD) meningkat lima bulan terakhir di Sidrap. Hanya saja, memasuki bulan Juni mulai ada tren penurunan.

Berdasarkan data, setiap bulan mengalami peningkatan mulai Januari ada 24 kasus, Februari ada 56 kasus, Maret 71 kasus, April 73 kasus, Mei 60 kasus dan hingga saat ini 32 kasus. Sementara, periode Januari-Juni 4 orang meninggal dunia.

“Memang betul ada kenaikan kasus,” tukas Basrah, Senin (7/6).

Dijelaskan Basrah, analisis penyebab meningkatnya angka kasus yakni masyarakat takut melaporkan kejadian jika ada warga mulai diserang demam karena adanya penyakit covid-19. Jenis penyakit ini sangat berbahaya daripada covid-19.

“Kami sudah menyampaikan ke 14 Puskesmas yang ada di kabupaten Sidrap untuk terus turun kelapangan melakukan sosialisasi menghindari penyakit DBD,” tegasnya.

Bahkan, kata dia, pihaknya sudah turun melakukan fogging di sejumlah tempat. “Jika ada laporan bahwa di wilayah itu ada kasus DBD maka kami segerah perintahkan petugas untuk melakukan fogging,” tandasnya. (*)

Komentar