oleh

Resmi Dibuka, 25 Kafilah Bersaing di STQH ke-32 Tingkat Provinsi Sulsel

Editor :Armansyah , Penulis : Ridwan Wahid-Berita, Daerah, Megapolitan, Sidrap-

SIDRAP, RAKYATSULSEL.CO – Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) ke-32 tingkat Provinsi Sulsel yang digelar di Kabupaten Sidrap resmi dibuka, Kamis (3/6) malam.

Sebanyak 25 kafilah, terdiri 24 kafilah kabupaten/kota dan satu dari kafilah Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), bersaing menjadi yang terbaik di ajang itu.

Acara pembukaan berlangsung di halaman timur Masjid Agung Pangkajene, Kecamatan Maritengngae. Hadir secara langsung, Staf Ahli Gubernur Sulsel Bidang Kesejahteraan Rakyat, Subbidang Keagamaan Suherman, Bupati Sidrap Dollah Mando dan Wakil Ketua DPRD Provisi Sulsel Syaharuddin Alrif.

Turut hadir, Kepala Kantor Kementrian Agama Pemprov Sulsel Khaeroni, Ketua DPRD Sidrap Ruslan, Kakan Kemenag Sidrap Muhammad Idrus Usman dan Sekda Sidrap Sudirman Bungi.

Tampak pula, Plt Kepala Biro Kesra Pemprov Sulsel Erniwati Thamrin, Bupati Bone Fashar Mahdin Padjalangi dan pejabat Lingkup Pemkab Sidrap.

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman membuka acara secara virtual. Demikian pula para bupati/walikota mengikuti acara secara daring via aplikasi zoom.

Pada kesempatan itu, Andi Sudirman menyampaikan permohonan maaf tidak bisa hadir secara langsung.

“Mudah-mudahan tidak mengurangi semarak dan nilai acara, dan STQH tetap mengeluarkan hasil-hasil berkualitas dan lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.

Sudirman menjelaskan gelaran kali ini, terdapat 25 kafilah yang berlaga, dimana ada tambahan kafilah LPTQ. Hal ini bukan berarti kabupaten baru, tapi wadah mengakomodir mereka yang punya talenta untuk ikut bersaing, melambangkan era keterbukaan akses seluas-luasnya.

“Selamat bertanding, fair, beri kesempatan mereka yang terbaik, dan terus semangat,” pungkasnya.

Terpisah, Bupati Sidrap Dollah Mando mengatakan, kepercayaan sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan.

Kegiatan ini masih dalam masa pandemi, pelaksanaan tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan, terutama pembatasan potensi kerumunan, menjaga jarak dan penggunaan masker.

“Karena itu pula termasuk dalam pembukaan ini dikombinasikan dengan membatasi undangan yang hadir secara tatap muka dan virtual,” kata Dollah.

Ia berharap kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan sukses, menjadi sumber energi dan motivasi bagi masyarakat muslim secara umum.

“Khususnya bagi generasi muda untuk semakin giat mengaplikasikan nilai-nilai Alquran dan Hadist dalam kehidupan sehari-hari,” tandas Dollah. (*)