oleh

Tak Miliki Tempat Tahanan Khusus Perempuan, Tersangka Kasus Suket Palsu Hanya Wajib Lapor

Editor :Lukman , Penulis : Ilham-Soppeng-

SOPPENG, RAKYATSULSEL.CO – Kasus pemalsuan suket Covid-19 di Soppeng kembali menetapkan satu tersangka baru.

Sebelumnya polisi menetapkan dr Nirwana (NR) sebagai tersangka. Kini Polres Soppeng kembali menetapkan satu tersangka lagi berinisial JN sebagai pembuat dokumen.

Kasat Reskrim Polres Soppeng, IPTU Noviarif Kurniawan saat ditemui mengatakan, tersangka JN merupakan salah satu petugas di laboratorium.

Mantan Kanit Tipikor Polres Takalar ini menjelaskan, untuk perannya sendiri, NR sebagai penyuruh. Sedangkan JN berperan sebagai pembuat dokumen.

“Kedua tersangka ini tidak dilakukan penahanan. Namun mereka wajib lapor,” ucap Noviarif, Kamis (03/06/2021).

IPTU Noviarif beralasan tidak ditahannya kedua tersangka ini karena mereka perempuan.

“Di Polres dan Polsek tidak ada tempat khusus tahanan perempuan. Dan juga dari sisi kemanusiaan, yang dimana salah satu dari tersangka baru melahirkan,” katanya.

“Jadi itu pertimbangan kami. Yang penting mereka tidak menghalangi penyidikan. Dan mereka juga koperatif saat dilakukan pemeriksaan,” tambahnya.

“Namun proses tetap berlanjut, hanya saja mengenai penahanan kita minta pertimbangan ke pimpinan,” sambungnya.

Ditanya soal penambahan tersangka, Noviarif mengatakan, kemungkinan penambahan tersangka masih ada, tapi kita kembalikan lagi ke Kejaksaan seperti apa petunjuknya.

“Kemungkinan bertambah tapi kita juga masih menunggu petunjuk. Apalagi kasus ini sudah tahap satu, tinggal menunggu persetujuan dari Jaksa untuk P21. Kalau ada petunjuk lagi, kami akan lengkapi lagi,” kunci Noviarif. (*)