oleh

Kesalahan YouTuber Pemula yang Harus Dihindari saat Bikin Konten

Editor : Lukman-Teknologi-

Ingin sesuatu yang instan
Berkreasi apa pun, dibutuhkan ketekunan dan kesabaran agar hasilnya maksimal. Bikin konten di YouTube pun sama. Banyak yang harus diperhatikan dengan teliti, mulai dari visual, audio, pemilihan topik sampai ke penyampaian isi konten itu sendiri. Jika kamu berharap hasil yang instan dari proses yang setengah-setengah, hasilnya tidak akan maksimal. Fokus dan nikmati setiap proses, jangan tergoda untuk menempuh jalan pintas seperti membeli subscribers, followers, dan like, yang secara jangka panjang justru nantinya akan membuat audiensmu berkurang drastis, karena mereka bukanlah audiens yang menanti-nanti kontenmu.

Tidak memikirkan target audiens
Tentunya kamu harus menentukan target audiens dari kontenmu. Menurut Edho Zell, seorang content creator yang sudah malang melintang di YouTube selama lebih dari satu dekade, kamu harus mengerti sudut pandang mereka, kebutuhannya, konten seperti apa yang mereka cari dan ingin tonton. Hal mendasar ini seringkali terlewatkan oleh YouTuber pemula. Untuk bisa menyatukan apa yang content creator inginkan dengan apa yang audiens butuhkan tidak mudah dan butuh waktu. Kamu harus terus mengikuti tren dan mempelajari audiens, sebelum menawarkan kontenmu untuk mereka!

Tidak membuat content planning
Jika gagal dalam membuat perencanaan, maka kita sama saja dengan merencanakan kegagalan. Pembuatan rencana konten adalah salah satu langkah yang tidak boleh dilewatkan. Tanpa perencanaan, kamu akan sulit menentukan tujuan akhirmu dan menyusun konten yang runut untuk mencapai tujuan akhir tersebut, yaitu mendapatkan audiens baru dan membuat audiens lamamu tetap setia menonton kontenmu.

Secara singkat, content planning adalah rencana pengembangan konten untuk mencapai tujuan akhir. Mulai dari penentuan konten seperti apa yang ingin dibuat, di platform mana, dan kapan konten tersebut akan diunggah. Agar ide content plan yang kamu buat aman, kamu dapat menyimpan file content plan buatanmu dengan memanfaatkan fitur Samsung KNOX yang berfungsi untuk memberikan keamanan berlapis untuk melindungi datamu. Selain itu, dukungan RAM 6GB dan memori internal 128GB dari Samsung Galaxy A12 serta pilihan RAM 3GB/4GB dan memori internal 64GB dari Samsung A02s juga memberikan kenyamanan untuk kamu yang ingin membuat banyak content plan tanpa harus takut kehabisan memori.

Tidak kenal algoritma YouTube
Algoritma YouTube mengatur bagaimana sebuah video bisa muncul di halaman awal, halaman rekomendasi, atau hasil pencarian pengunjung. Semakin banyak video kamu muncul, semakin besar kemungkinan kamu untuk mendapatkan viewers yang besar. YouTuber pemula umumnya tidak memikirkan hal ini dalam membuat konten, sehingga video yang diunggah kurang sesuai dengan algoritma YouTube, sehingga sedikit penontonnya dan akhirnya mempengaruhi motivasi YouTuber pemula. Luangkan waktu untuk mempelajari dasar-dasar algoritma YouTube untuk meningkatkan impresi dan views dari konten yang kamu buat.

Terlalu fokus pada visual konten yang dibuat
Bagaimana agar kontenmu nyaman dilihat penonton memang penting, namun hal-hal lain seperti kualitas audio dan intensitas mengunggah konten juga tidak boleh dianggap remeh. Sebagai YouTuber pemula, semakin sering kamu mengunggah konten sesuai dengan algoritma YouTube, semakin besar pula kemungkinan channel-mu dikunjungi dan videomu ditonton oleh banyak orang. Selain itu, kamu jangan beranggapan bahwa memulai karir sebagai content creator harus mengandalkan perangkat kamera yang mahal supaya hasilnya bagus.

Samsung Galaxy A12 bisa menjadi smartphone pilihan berkualitas yang terjangkau, yang dilengkapi Quad Camera dengan kamera utama 48MP, Ultra Wide 5MP, Live Focus 2MP, dan kamera Macro 2MP, serta microphone bawaan yang kualitasnya sudah mumpuni untuk menghasilkan suara yang jernih tanpa memerlukan external microphone. (*)