oleh

Lapak Ditertibkan, PK 5 Mujahidin Bandingkan Era Kepemimpinan Syamsuddin

Editor :Atho-Berita, Daerah, Pangkep-

PANGKEP, RAKYATSULSEL.CO – Puluhan lapak pedagang kaki lima di seputaran Mesjid Mujahidin, Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene ditertibkan, Selasa (01/06). Pedagang hanya bisa pasrah melihat lapak mereka dibongkar aparat dari Satpol PP Pangkep.

“Hari ini kita tertibkan, secara kekeluargaan, kita bantu prosesnya, dan alhamdulillah tidak ada gesekan, karena memang qta sudah lakukan pendekatan secara bertahap dengan pedagang dan dinas terkait,” ujar Kasatpol PP Pangkep, Jufri Baso.

Terkait solusi, pedagang yang ditertibkan akan diarahkan berjualan di lantai dua pasar Sentral Pangkajene.

“ini sesuai petunjuk pimpinan dan pihak dinas perdagangan, bahwa pedagang akan diarahkan ke lantai dua pasar sentral, dan untuk teknis, kami serahkan ke dinas terkait,” tambah Jufri Baso.

Terpisah salah satu pedagang yang ikut jadi korban penertiban, Syair Haq menyayangkan hal tersebut, menurutnya penertiban yang dilakukan pemerintah adalah bentuk arogansi tanpa memberi solusi.

“Ini arogansi penguasa, kami rasa juga ini tidak mengganggu, karena jalanan cukup luas dan bersih, relokasi ke lantai dua pasar juga bukan solusi bagi kami, disana itu (lantai 2 pasar) sudah ada yang punya, tidak mungkin kami tempati,” ujar Syair Haq.

Bahkan Syair membandingkan kebijakan pemimpinan era sekarang dengan masa jabatan Bupati sebelumnya.

“kita ini sudah 5 tahun sejak pemerintahan pak Syamsuddin, bahkan kebijakan pemerintah sebelumnya memberi kami ruang, dengan catatan asalkan bersih dan tertib,” tambahnya.

Dia berharap ada kebijkan dan solusi terbaik dari pemerintah, terlebih ditengah pendemi, disaat ekonomi sedang mengalami kesulitan.

Penertiban sendiri berjalan aman dan lancar, sebanyak 60 personil dari Satpol PP dikerahkan dengan bantuan 30 personil dari Polisi dan 20 dari TNI.(*)