oleh

Warga Binaan Lapas Takalar Kembali Ikuti Program Pemberantasan Buta Aksara Alquran

Editor :Armansyah , Penulis : Supahrin-Berita, Daerah, Takalar-

TAKALAR, RAKYATSULSEL.CO – Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIB Takalar, Muchamad Zaenal Fanani melakukan pengawasan terhadap warga Binaan yang sementara mengikuti program pemberantasan buta aksara Alquran di Mesjid Attaubah Lapas Takalar, Senin (31/5).

“Program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an ini bagian dari rancangan yang dilaksanakan dalam memusnahkan atau membasmi kebutaan sistem penulisan dan cara membaca Al-Qur’an. Dan kegiatan ini salah satu inovasi Lapas Kelas IIB Takalar,” ujar Muchamad Zaenal Fanani.

Terpisah, Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Lapas Takalar Kelas IIB Takalar, Munawir, kegiatan ini dilaksanakan sejak tahun 2019 lalu di Mesjid Attaubah Lapas Kelas IIB Takalar. Hanya saja, sempat vakum kurang lebih satu tahun karena adanya covid-19.

“Sehingga baru hari ini, warga Binaan kembali mengikuti program pemberantasan buta aksara Al-Quran dan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan (Prokes). Dimana warga binaan dan pembina tetap memakai masker dan pakai jarak,” ucap Munawir.

Selain itu, kegiatan ini dilaksanakan setiap hari senin sampai Jum’at yang diikuti warga binaan hanya sekitar 100 orang setiap hari. Dengan tujuan dilakukan pembinaan kepribadian terhadap warga binaan. (*)