oleh

Pengukuhan IKKG, Ikhtiar Kembalikan Kejayaan Gowa

Editor :Armansyah-Berita, Komunitas, Megapolitan-

JAKARTA, RAKYATSULSEL.CO – Badan Pengurus Pusat Ikatan Kerukunan Keluarga Gowa (IKKG), yang diketuai oleh Prof. Dr. Awaluddin Tjalla dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Umum BPP KKSS, Muchlis Patahna, S.H., M.Kn.

Pada kesempatan itu, didahului dengan pembacaan SK Personalia Kepengurusan oleh Sekretaris Jenderal BPP KKSS, Abdul Karim, M.M. di Jakarta, Minggu (30/5).Pelantikan ini digelar secara offline dan online.

Secara offline, nampak sejumlah tokoh nasional seperti Prof. Dr. M. Ryaas Rasyid, Prof. Din Syamsuddin, Mubha Kahar Muang. Kemudian, secara online dihadiri oleh sejumlah tokoh dan perantau asal Sulawesi Selatan dan dari Gowa, khususnya, bahkan ada beberapa dari luar negeri, seperti Jepang, Jerman.

Acara pelantikan didahului dengan menyayikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars KKSS. Kemudian, diselingi sumpah setia seorang rakyat kepada Rajanya, Angngaru.

Kegiatan itu dimulai dengan sambutan didahului oleh Ketua IKGG, Prof. Awaluddin Tjalla, Prof. Dr. Din Syamsuddin, Muchlis Patahna, S.H.,M.Kn dan Raja Gowa ke-38, Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaeng Lembang Parang.

“Kemarin kami mengadakan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Universitas Hasanuddin dalam bidang Literasi di Jakarta, lalu dua hari yang lalu kami melantik BPW KKSS Kalimantan Timur di Samarinda. Kami, Pengurus BPP KKSS terus bergerak dan salah satu penggerak KKSS adalah Prof. Dr. Awaluddin Tjalla, Ketua Umum IKGG yang kami lantik hari ini,” kata Muchlis Patahna.

Terpisah, Ketua IKKG, Awaluddin Tjalla menjelaskan, IKKG ini perlu dikembalikan kejayaannya dalam perspektif kekinian. Organisasi ini perlu dibangun dan dikembangkan berdasarkan kebersamaan dengan hati dan cinta.

Sementara, Din Syamsuddin mengatakan, dirinya adalah keturunan Gowa dari garis silsilah ayah. Saya pernah mengunjungi kuburan nenek moyang saya di Afrika Selatan. Beliau adalah asal Gowa, Sulawesi Selatan, kata Din Syamsuddin.

Hari ini kita kembali menyatukan orang-orang Gowa. Kita mengembalikan kebesaran Kerajaan Gowa, dan ini adalah pertemuan internasional orang Gowa, kata Andi Kumala Idjo, Raja Gowa ke XXXVIII.

Setelah Pelantikan, dilanjutkan acara Seminar dan Diskusi bertema Implementasi Nilai-nilai Pancasila dengan menghadirkan 3 narasumber. Yakni Dr. M. Sabri AR, Prof. Awaluddin Tjalla dan Brigjen (Purn) L. Tobing Panjaitan. (*)