oleh

BPN Takalar Lakukan Penyuluhan PTSL di Desa Pattopakang

Editor :Armansyah , Penulis : Supahrin-Berita, Daerah, Takalar-

TAKALAR, RAKYATSULSEL.CO – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Takalar melakukan penyuluhan pensertifikatan tanah masyarakat melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Pattopakang Kecamatan Mangarabombang, Jumat (28/5).

Kegiatan ini bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar, Polres Takalar dan Pengadilan Negeri (PN) Takalar.

Kepala BPN Takalar, Muhammad Naim, mengatakan target tahun ini sebenarnya sudah cukup. Hanya saja, ada beberapa daerah yang pengurusannya kembali ke Kanwil BPN Sulsel. Namun, pihaknya telah mengusulkan Desa Pattopakang untuk mendapat layanan PTSL.

“Semua bidang tanah satu desa harus di ukur supaya tidak ada permohonan di belakangnya dan kemudian pemohon wajib melampirkan alas haknya, dan KTP pemohon. Karena nanti ada tim satgas yudirisnya,” ungkap Muhammad Naim, Sabtu (29/5).

Terpisah, Ketua PN Takalar, Arwana menyampaikan pentingnya sertifikat tanah. Karena banyak perkara masuk ke Pengadilan Negeri yang disebabkan kurangnya administrasi, sehingga tidak menutup kemungkinan ada yang menggugat.

“Tetapi kalau kuat bukti seperti sertifikat tanah, maka itu sangat kuat dasarnya,” ujar Arwana.

Sementara, Kajari Takalar, Salahuddin menyampaikan, banyak masyarakat yang mengatasnamakan hak milik, padahal itu tanah negara. Dan kalau mau membayar pajak, ada prosedur pengurusannya yang harus dilakukan.

“Begitu juga dengan hadirnya program PTSL dapat membantu masyarakat kurang mampu untuk sertifikatkan tanahnya. Karena masyarakat selaku pemohon hanya menyiapkan biaya Rp250 sudah bisa jadi sertifikatnya,” kata Salahuddin.

Camat Mangarabombang, Syahrir, menyampaikan pihaknya bersyukur dan berterima kasih kepada pihak BPN Takalar sebab memiliki kepedulian terhadap masyarakat kecil. “Pastinya kami sangat bersyukur karena sudah ada tiga Desa di Kecamatan Mangarabombang yang mendapatkan program PTSL,” jelasnya. (*)