oleh

WALHI Sulsel dan Econusa Gelar Sail to Campus di Unhas

Editor :Ashar Abdullah-Edukasi, Kampus-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – WALHI Sulsel bersama Econusa dan Green Youth Movement bekerja sama dengan pengurus senat Mahasiswa FIKP Unhas melakukan kegiatan sail to campus di gedung Pasca Sarjana Unhas, Selasa (26/5).

Adapun yang menjadi narasumber pada kegiatan tersebut yakni, PLT Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulsel, Hadi Haris, Akademisi Unhas Syafyudin Yusuf dan Kelompok Pengawas Masyarakat dan Laut Barru, Bowo dan Bakhtiar.

Kegiatan tersebut berlangsung dari pukul 13.30 – 16.30. kegiatan yang dibuka oleh wakil dekan 3 unhas ini sangat mengapresiasi langkah dan kerjasama WALHI Sulsel, Econusa dan Greean Youth Movement dalam mengajak anak muda untuk terlibat dan melihat langsung kondisi laut dan Pulau yang ada di perairan spermonde

Pada kesempatan tersebut kelompok pengawas masyarakat dan laut Barru Bakhtiar menyampaikan bahwa kelompok kami dinamakan Nirwana bahari, kami sudah menyaksikan betul bagaimana kerusakan terumbu karang dan perubahan tangkapan nelayan disana. Padahal, laut itu merupakan titipan dari tuhan yang maha esa.

Sementara, Ketua kelompok Nirwana Bahari, Bowo menambahkan bahwa kerusakan terumbu karang akibat illegal fishing juga sudah sangat mengkhawatirkan.

Padahal potensi perikanan dan laut di Sulawesi selatan memiliki kekyaan alam yang melimpah. Dulu, uang seratus ribuan diperoleh dengan mudah, sekarang sudah susah.

Inilah yang mungkin menjadi dampak perubahan iklim. Pada intinya, kita sama – sama bekerjasama dengan petugas, masyarakat, dan pemerintah untuk sama sama menjaga laut.

Kemudian dari segi kajian akademik yang disampaikan oleh Syaifuddin memperjelas bahwa terumbu karang itu sebagai pondasi pelindung pulau dari abrasi yang seharusnya dilestarikan. Apalagi mengingat perubahan iklim yang terjadi saat sekarang.

Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Prov Sulsel, Hadi Haris menyampaikan bahwa saat ini pemerintah telah menggagas program kebun laut yang nantinya bisa bersinergi dengan upaya pemberdayaan dan konservasi.

Terkait soal kolaborasi, ia menegaskan bahwa tentu ini menjadi harapan kita bersama, tinggal bagaimana merencanakan di awal, tutupnya.

Ketua Panitia Sail to Campus Muh. Chaerul Irianto berharap, kegiatan Sail to Campus ini dapat berkontribusi terhadap penyelamatan terumbu karang dikawasan spermonde, khusunya dikalangan anak muda harus mengambil peran dalam hal ini.

“Ini adalah sail to campus pertama, selanjutnya kami akan berlayar ke tiga kampus lagi untuk mengajak anak muda SulSel menjaga laut dan spermonde. Selanjutnya di UMI, UNM, dan Unibos.,” tutupnya. (*)