oleh

Gelar Bimtek Kehumasan, Kemenag Barru Datangkan Humas Senior Kanwil

BARRU, RAKYATSULSEL.CO – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru, Dr. H. Jamaruddin, M.Ag, membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan yang diselenggarakan oleh Humas Kemenag Barru di Fadhil Cafe n Resto, Selasa (25/5).

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 20 peserta yang merupakan kontributor berita yang berasal dari utusan KUA dan Madrasah dibawah naungan Kantor Kemenag Barru.

Bimtek Kehumasan yang pertama kalinya dilaksanakan di Kemenag Barru ini menghadirkan H. Mawardy Siradj, S.Ag, selaku Narasumber Utama yang juga merupakan Humas Senior pada Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.

Jamaruddin menyampaikan salah satu tugas Kehumasan adalah publikasi positif dan secara filosofis ini merupakan bagian dari metode dakwah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW yang berisi sejumlah metodologi yang saat ini masih sangat update dipraktekkan.

“Saya apresiasi kegiatan Bimtek ini dengan harapan semoga seluruh peserta bisa menjadi corong dan pencitra positif bagi Kemenag Barru,” jelas Jamaruddin.

Menurut Jamaruddin, masyarakat Barru dan Sulsel harus mengetahui kerja-kerja dari Kemenag. Sebab, hal itu menjadi bentuk tanggungjawab moral ke umat. Ia mengajak peserta untuk menyatukan persepsi terkait tugas dan fungsi kehumasan.

Dimana analoginya, sebagus apapun program dan kegiatan serta prestasi yang diraih di sebuah lembaga bila tidak dikelola dengan baik publikasinya maka ibarat gambar tanpa suara dan mimik.

“Jadi tugas Humas itu ialah menginformasikan, mempublikasikan, membangun citra positif dan mengcounter opini negatif di masyarakat,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Jamaruddin juga mengapresiasi insiatif Humas Kemenag Barru, (Taufan,red) yang menyelenggaran kegiatan. Itu, demi meningkatkan optimalisasi pemberitaan yang ada di lingkungan Kantor Kemenag Barru.

“Alhamdulillah Humas Kemenag Barru saat ini menduduki peringkat kedua terbanyak beritanya di Sulsel, Tapi harus kita ingat, diluar kuantitas, kita juga harus memperhatikan kualitas pemberitaan, utamanya terkait substansi program keagamaan di kemenag,” tandasnya.

Mantan Kakan Kemenag Pangkep ini, meminta kepada semua peserta yang menjadi kontributor, agar menjadikan Kemenag sebagai rujukan dan narasumber utama bagi umat dan menjadikan Kemenag sebagai pengawal kehidupan masyarakat Barru khususnya di bidang keagamaan. (*)