oleh

Nunggak Tagihan Rp13 Juta, Meteran Air Rumdis Kejari Takalar Disegel

Editor :Lukman , Penulis : Ady-Takalar-

TAKALAR, RAKYATSULSEL.CO – Nunggak tagihan Rp13 juta, meteran air Rumah Dinas (Rumdis) Kejaksaan Negeri Takalar di Jalan Syekh Yusuf, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar disegel pihak PDAM Takalar, Selasa 25 Mei 2021.

Penyegelan Rumdis Kejari Takalar itu dipimpin langsung oleh Plt Direktur PDAM Takalar, Budiar Rozal didampingi sejumlah jajarannya disaksikan Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara, Ulfa Aminuddin, dan Kepala Seksi Intelejen Kejari Takalar Herdiawan Prayudi.

“Penyegelan meteran air PDAM ini merupakan aturan bagi pelanggan yang menunggak pembayaran selama 3 bulan berturut-turut,” kata Plt Direktur PDAM Takalar, Budiar Rozal, Selasa (25/5/2021).

Ia menambahkan bahwa upaya penagihan dan penyegelan meteran air akan terus dilakukan PDAM, setelah MoU dengan pihak Kejari Takalar sebagai upaya menarik uang tunggakan di pihak pelanggan.

“Langkah penyegelan ini kami tempuh sebagai langkah untuk menagih tagihan air PDAM yang ada di pihak pelanggan, dan berdasarkan MoU kami akan secara bersama-sama Kejari Takalar akan melakukan penagihan,” ujarnya.

Sementara itu, Kejari Takalar, Salahuddin saat dikonfirmasi sekaitan penyegelan meteran air di Rumdis tersebut membenarkan hal itu dan mengatakan pihaknya legowo menerima konsekuensi sebagai pelanggan air PDAM Takalar.

“Iya, PDAM dan Jaksa Pengacara Negara telah menyegel dua meteran air di Rumdis Kejari karena telah menunggak pembayaran. Tunggakan ini merupakan tunggakan dari pejabat sebelumnya,” kata Kejari Takalar Salahuddin.

Mantan Kasi Pidsus Kejari Mamuju itu menambahkan bahwa selain mendukung langkah penertiban pembayaran tunggakan air PDAM, pihak Kejaksaan Takalar akan turun tangan membantu PDAM menuntaskan tagihan yang masih mengendap di lapangan.

“Kami harus terdepan menjadi pelanggan PDAM, karena saya rasa tidak adil kalau menunggak tagihan air PDAM kemudian tidak ditindak. Intinya penagihan dan penyegelan harus dilakukan bagi pelanggan yang tidak taat aturan, termasuk pihak kami,” tegasnya.

Salahuddin pun berharap penyegelan yang dilakukan oleh PDAM Takalar terhadap kedua Rumdis Kejari Takalar menjadi cerminan bagi masyarakat pelanggan PDAM Takalar dalam menegakkan aturan yang telah tersepakati.

“Intinya siapapun yang melanggar aturan PDAM akan ditindak dan mulai hari ini, kami bersama PDAM akan melakukan penagihan,” urainya.

Disinggung, sekaitan tunggakan air PDAM pada Rumdis Kejari Takalar, Salahuddin berjanji dalam waktu yang tidak lama lagi tunggakan tersebut dapat diselesaikan oleh masing-masing penghuni Rumdis Kejari.(*)