oleh

Berlaku Juli, Telat Bayar Tagihan Air PDAM Siap-Siap Didenda Rp50 Ribu Tiap Bulan

Editor :Armansyah-HL, Pemerintahan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar mengeluarkan kebijakan baru. Batas akhir pembayaran rekening tagihan dimajukan dari tanggal 25 ke tanggal 20 setiap bulannya.

Tidak hanya memajukan batas akhir pembayaran, PDAM juga merubah biaya denda keterlambatan. Perubahan itu berdasarkan SK Direksi Nomor: 059/B.3a/IV/2021 tentang Denda Keterlambatan pembayaran.

Berdasarkan SK itu disebutkan untuk S1-S3 didenda Rp20 ribu per bulan, R1-R3 didenda Rp25 ribu per bulan, R4-R7 didenda Rp35 ribu per bulan, R8-R11 didenda Rp45 ribu per bulan, Niaga 1 dan 2 dikenakan denda Rp50 ribu per bulan.

Sedangkan Niaga 3, Niaga 4, Industri dan khusus akan dikenakan denda 10% dari biaya yang tertera di rekening pembayaran. Jika tak ada kendala kebijakan ini mulai berlaku Juli 2021.

“Kebijakan ini akan terus kita sosialisasikan dalam dua bulan ini. Karena rencana efektif Juli 2021,” singkat Ketua Tim Perumusan Kebijakan, Ahsan, Selasa (25/5).

Dia bahkan mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tepat waktu dalam membayar tagihan air. Tujuannya, untuk menghindari adanya denda keterlambatan dan pemutusan sambungan langganan.

“Jadi untuk mempermudah pelanggan dalam melakukan pembayaran, sudah bisa dilakukan via ATM Bank Sulselbar, BNI, Bank Muamalat, Bank Mandiri, Bank Mega Syariah, Bank BTN, dan Kantor POS,” ujar dia.

Selain melakukan pembayaran via ATM, masyarakat juga bisa membayar tagihan lewat online payment dibeberapa online shop. Seperti, GoPay, OVO, Shoope, Link Aja, dan Tokopedia. Termasuk di loket-loket mitra PDAM terdekat.

“Bisa juga di Indomaret ataupun Alfamart,” ucap Ahsan.