oleh

Pendampingan EDM-RKAM, MTs dan MA Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Sulsel Raih Penilaian Sangat Baik

Editor :Muhammad Alief-Edukasi, Sekolah-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Wilayah Sulawesi Selatan berhasil meraih penilian sangat baik dalam kegiatan pendampingan pengisian data Skor Kinerja Pencapaian Mutu (SKPM) Evaluasi Diri Madrasah (EDM) & Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah (RKAM) Kementerian Agama Kota Makassar.

Fasilitator Tim Inti Kota EDM RKAM Kementerian Agama RI Wilayah Makassar Dr. Andi Maulana, M.Pd mengatakan, hasil dari pendampingan ini baik MTs dan Madrasah Aliyah (MA) hasilnya sangat luar biasa, pihaknya menilai semua syarat capaian terpenuhi sehingga menujukkan kinerja selama ini bagus.

“Ada beberapa aspek kebiasaan yang diukur dalam EDM terhadap pencapaian kinerja mutu madrasah antara lain, kedisiplinan, pengembangan diri, proses pembelajaran, sarana dan prasarana, pembiayaan dan sehingga akumulasi dari hasil tersebut mendapat nilai sangat baik,” kata Dr. Andi Maulana, M.Pd saat ditemui usai kegiatan, Senin (24/5).

Ia menambahkan bahwa tujuan kegiatan ini lebih kepada evaluasi diri, melihat apa kelebihan dan kekurangan dalam mengawal madrasah berdasarkan analisis Swot.

Menurutnya, untuk pendampingan berjumlah 150 Madrasah baik itu Ibtidiyah, Tsanawiyah, Aliyah se Kota Makassar.

“Dari 150 madrasah itu memiliki 8 pendamping, kami sendiri mendampingi 18 madrasah termasuk MTs dan MA Ummul Mukminin dan untuk deadline pelaporan ke pusat sampai tanggal 30 Mei 2021,” tuturnya.

Terpisah disampaikan, Kamad MTs Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Wilayah Sulawesi Selatan Isriani Djamaluddin, S.Ag mengucapkan terima kasih kepada seluruh pimpinan dan para guru atas bantuan dan kerjasamanya dalam melaksanakan proses ini dengan baik.

“Untuk mengoptimalkan pelaksanaan dan pemanfaatan EDM ini diperlukan kebersamaan dan kemauan kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, komite madrasah, siswa dan orang tua siswa untuk bersedia membuka diri atas kekurangan yang masih ada di madrasah. Semangat kebersamaan seluruh warga madrasah untuk mau mengevaluasi diri demi kemajuan bersama adalah kunci dari manfaat EDM ini,” tuturnya.

Sehingga menurutnya, dari hasil dampingan tersebut semoga kita bisa pertahankan ke depannya.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini hadir Kasi Penmad Kemenag Makassar Suaedi, S.Pd.I.,M.Pd.I, Pengawas lainnya, Kamad MTs, Kamad MA, hingga para guru MTs dan MA Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Wilayah Sulsel.

Sekedar diketahui bahwa Evaluasi Diri Madrasah (EDM) adalah suatu proses penilaian mutu penyelenggaraan pendidikan yang dilakukan oleh pemangku kepentingan ditingkat madrasah berdasarkan indikator-indikator kunci yang mengacu pada 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP).

Melalui EDM, madrasah dapat mengetahui aspek-aspek yang perlu ditingkatkan, serta kekuatan dan kelemahan yang ada di madrasah dapat diidentifikasi. Hasil EDM akan digunakan sebagai bahan untuk menetapkan jenis-jenis program/kegiatan prioritas dalam penyusunan rencana peningkatan dan pengembangan madrasah yang dituangkan dalam rencana kerja dan anggaran madrasah (RKAM). (*)