oleh

Muswil PPP Sulsel, LPJ Aras Ditolak

Editor :Armansyah-Berita, Partai, Politik-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Sebelum penentuan formatur, Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) M Aras yang telah memimpin PPP ditolak oleh 22 kabupaten/kota dan hanya Sinjai dan Soppeng yang menerima.

Baca Juga: PPP Sulsel Berpeluang Dipimpin Pemuda 25 Tahun

“Ia kami menolak dengan berbagai pertimbangan. Salah satu poinnya karena bidang-bidang tugas di tingkat DPW yang tidak jalan dan tidak maksimal. Terkesan tersendat,” kata Ketua PPP Gowa, Nursyam Amin.

Selain itu lanjut Nursyam, mayoritas DPC juga menyoroti menurunnya kursi PPP di DPRD tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Di DPRD Sulsel saja, kursi PPP turun dari tujuh menjadi enam kursi.

“Sementara di DPRD kabupaten/kota, kursi PPP banyak hilang di Dapil Sulsel dua. Kira-kira kita kehilangan 10 kursi di situ. Seperti di Wajo, Barru, Pangkep dan lainnya,” jelasnya.

Baca Juga: Muswil PPP Sulsel, Imam Fauzan Ungguli Aras

Ketua DPC PPP Bantaeng Andi Sugiarti Mangun Karim mengatakan, pihaknya memberi penghargaan atas kerja-kerja M Aras sebagai ketua DPW Sulsel periode 2016-2021.

Namun dia menilai terdapat beberapa hal perlu mereka koreksi. Pertama, M Aras tidak ada terobosan menghadirkan manajemen partai dan berdaya saing.

“Kita kehilangan satu kursi DPR RI dapil 3, satu kursi DPRD Sulsel. Kami lihat pertanggungjawaban keuangan tidak sehat dan tidak dinamis,” singkatnya.

Baca Juga: Muswil PPP Sulsel, Duet Aras-Fauzan Lebih Baik

Ketua DPC PPP Kota Makassar Busranuddin Baso Tika mempertanyakan bantuan pemerintah kepada partai. BBT menilai, luar biasa di tahun 2016 pengelolaan dana partai, ia menilai ada anggaran pemborosan. Menurutnya, ada defisit alias minus lebih besar belanja dibanding pendapatan. ”

Saya malu lihat ini laporan pertanggungjawaban ini,” tutupnya. (*)