oleh

Bumdes Padang Lampe Olah Jeruk Pangkep Jadi Salad Khas Thailand

Editor :Atho-Berita, Daerah, Pangkep-

PANGKEP, RAKYATSULSEL.CO – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Pemerintah Desa Padang Lampe gelar kegiatan pembinaan home industri pengolahan makanan, Minggu (23/05).

Menariknya para peserta diajarkan cara mengolah jeruk Pangkep, dengan cita rasanya yang khas menjadi salad khas Thailand yakni salad pomelo.

Proses pengolahan makanan dimentori langsung Hamka, koki internasional yang kaya pengalaman disejumlah negara seperti Uni Emirat Arab, Arab Saudi, hingga Swiss.

“Salad Pomelo ini berbahan dasar jeruk besar, merupakan makanan penutup, dan memang banyak disukai masyarakat luar,” ungkap Hamka.

Lebih jauh Hamka mengatakan, bahwa mengolah salad Pomelo sangat mudah terlebih Pangkep kaya akan bahan dasar salad tersebut yakni jeruk besar.

“Jadi bahan utama yang diolah tadi, bersama-sama masyarakat dan ibu-ibu semuanya ada didaerah ini,” tambahnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pangkep, Nurlita Wulan Purnama yang hadir menyaksikan langsung koki Hamka mengolah bahan-bahan hingga menjadi sebuah salad pomelo mengaku kagum, terlebih bahan utama olahan makanan sangat mudah ditemukan di Pangkep.

Nurlita menjelaskan rasa salad pomelo yang berbahan langsung memakai jeruk asal Padang Lampe ini, cukup lezat, dan sangat cocok sebagai makanan penutup.

“Enak, tadi saya makan, ada rasa manis, dan ada asem-asemnya. Tadi saya melihat juga bagaimana proses pembuatannya,” ujarnya.

Nurlita berharap olahan ini bisa nantinya dikelola Bumdes Padang Lampe dan menjadi sebuah produk yang memberikan nilai ekonomi.

“Kita memang memerlukan inovasi, apalagi bahannya ada, dan semoga ini bisa menjadi nilai ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Dzulfadli menuturkan, Bumdes Padang Lampe memang aktif dan tidak berhenti berinovasi.

“Kita berharap, Bumdes di Desa Lain bisa membuat kegiatan yang tentunya bisa berdampak ekonomi,” singkat Dzulfadli(*)