oleh

Wali Kota Parepare Optimalkan Penataan SDM Aparatur, Inventarisir PNS yang Tidak Produktif

Editor :Niar-Berita, Daerah, Parepare-

PAREPARE, RAKSUL – Pemerintah Kota Parepare melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah, melakukan pendataan PNS yang sakit dengan mengunjungi langsung masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah.

Walikota Parepare, Taufan Pawe mengungkapkan penerapan reformasi birokrasi yang digaungkan oleh Pemerintah Pusat, sudah seharusnya Pemerintah Daerah juga mendukung. Salah satunya dengan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dengan birokrasi pemerintah yang professional dan berintegritas tinggi.

“Karena birokrasi itu diharapkan akan memberikan kontribusi nyata pada capaian kinerja pemerintahan dan pembangunan nasional serta daerah, sehingga memang perlu gerakan perubahan”, ungkapnya.

Gerakan perubahan ini, kata Taufan salah satunya dengan melakukan pendataan PNS sakit sebagai upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Parepare dalam meminimalisir jumlah pegawai yang sudah tidak produktif bekerja melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.

“Tentunya PNS yang sudah tidak produktif karena sakit dan telah dibuktikan dengan pengujian tim kesehatan pemerintah perlu diusulkan untuk pensiun dini, agar diberhentikan dan PNS tersebut tetap mendapatkan hak – hak pensiunnya. Jadi PNS tersebut tidak dirugikan. Ini juga sebagai bentuk kepedulian kami terhadap PNS yang sakit”, jelas Taufan.

Sementara itu, Kepala Badan yang diwakili Sekretaris BKPSDMD, Adriani Idrus, saat melakukan kunjungan ke beberapa PNS yang sakit, mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu cara paling efektif yang dilakukan dalam menginventarisir jumlah pegawai yang sudah tidak produktif bekerja karena sakit.

“Jadi setelah berkoordinasi dengan para kasubag kepegawaian, kemudian kami jemput bola langsung kerumah – rumah PNS yang sakit dan dilaporkan tidak pernah masuk kantor untuk mengecek kondisinya”, terangnya.

Sambil mengecek kondisi, pada kesempatan ini juga, ungkap Adriani dilakukan pengurusan dan penjemputan berkas bagi PNS sakit yang diusulkan untuk pensiun.

“Kami telah mengunjungi beberapa pegawai, dan yang diusulkan untuk pensiun kami bantu untuk pengurusan berkasnya dan dokumen yang harus mereka lengkapi. Ini juga sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepegawaian yang kami berikan”, tandasnya. (*)