oleh

Capas Perempuan Asal Makassar Wakili Sulsel ke Tingkat Nasional, Danny: Kita Dukung Penuh

Editor :Armansyah-Berita, Best People, Megapolitan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Kota Makassar kembali dibuat bangga. Calon Paskibraka (Capas) Perempuan dari SMA Negeri 17 Makassar mewakili Sulsel ke tingkat nasional. Dia adalah Ginaya Desembria.

“Alhamdulillah utusan Capas dari Kota Makassar lolos seleksi Capas Tingkat Nasional,” ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, Jumat (21/5).

Kata dia, utusan capas di masing-masing provinsi hanya dua orang. Seleksi yang dilakukan sangat ketat. Diawali dengan penerimaan Capas tingkat Kota Makassar dengan jumlah peserta 366 siswa dan siswi yang berasal dari SMA. Setelah diseleksi delapan terbaik, lalu dikirim ke tingkat Provinsi untuk seleksi Capas tingkat provinsi dan nasional.

“Kemarin, seleksi hari terakhir. Setelah tes wawancara, parede, samapta, hingga pantauhir. Perwakilan capaska Makassar baik putra maupun putra selalu tampil (masuk) dalam 10 besar,” ungkapnya.

Kemudian, sambung Achmad Hendra—sapaan akrabnya, sampai pada akhir pemantauan akhirnya di 5 besar putra bersaing dengan daerah lain. Diantaranya Bone, Bulukumba, dan Luwu.

“Untuk putra, Sulsel diwakili asal Bulukumba. Sedangkan untuk putri bersaing dengan Palopo, Barru, Maros dan Toraja dan yang terpilih adalah Perwakilan dari Kota Makassar,” bebernya.

Terpisah, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mendukung penuh panitia Paskibraka. Sebab, hal ini kesempatan emas kota Makassar terpilih kembali masuk formasi paskibraka tingkat nasional.

“Ini adalah kesempatan baik yang tidak datang dua kali. Kita sangat support Makassar bisa masuk dalam format Paskibraka Nasional, kita akan bantu apa yang dibutuhkan,” jelas Danny.

Danny juga meminta kepada pihak Panitia Paskibraka dan pembimbing untuk memberikan pengetahuan kepada calon paskibraka mengenai sejarah indonesia.

“Bagi pembimbing yang sudah berpengalaman, pernah ikut Paskibraka ditingkat nasional harus memberi pembekalan, khususnya pengetahuan tentang sejarah Makassar,” jelasnya. (*)