oleh

Golkar Bulukumba dan Takalar Belum Buka Pendaftaran Musda

Editor :Armansyah-Berita, Bulukumba, Daerah, Partai-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – DPD II Golkar Bulukumba dan Takalar sampai saat ini belum membuka pendaftaran bakal calon ketua yang akan memimpin partai berlambang pohon beringin ini lima tahun kedepan.

Pelaksana Tugas (Plt) Golkar Bulukumba, Nirwan Arifuddin mengaku, hal ini didasari karena karena DPD I Golkar Sulsel belum memberikan jadwal kapan pelaksanaan Musda di Butta Panrita Lopi. Sementara kepanitiaan pendaftaran kata dia saat ini sudah 90 persen.

“Sampai sekarang kami belum membuka pendaftaran untuk bakal calon ketua untuk maju di Musda karena kita belum diberikan jadwal dari DPD I Golkar Sulsel, jadi kalau sudah jadwal baru kita buka pendaftaran,” bebernya saat dikonfirmasi, Senin (17/5).

Wakil Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD I Golkar Sulsel ini menambahkan, pihaknya enggan ingin membuka pendaftaran secepatnya, karena tidak ingin gantung nasib kandidat, seperti di Kabupaten Gowa.

Dimana, lanutnya, DPD II Golkar Gowa telah membuka pendaftaran, namun sampai saat ini belum ada jadwal kapan kepastian Musda di daerah tersebut.

“Kita tidak mau seperti Gowa, dimana dia telah membuka pendaftaran dan telah melakukan fit and proper test. Seharusnya dia melakukan Musda setelah dilakukan fit and proper test tapi ini belum jadwal sehingga kami di Bulukumba kalau sudah ada jadwal diberikan baru kita berhitung mundur kapan pendaftarannya,” ujar Nirwan.

Ia menjelaskan, pihaknya telah membuka ruang siapa saja yang ingin maju pada Musda nanti, baik itu dari internal maupun eksternal, dimana saat ini sudah ada beberapa nama yang muncul.

Dari eksternal ada mantan Bupati Bulukumba, Andi Syukri Sappewali. Dimana dia harus mendapatkan diskresi dari DPP partai Golkar karena dia memiliki kartu anggota (KTA) dari partai Gerindra, tak hanya di partai berlambang burung garuda tersebut, putra saat ini berstatus sebagai anggota DPRD Sulsel dari Fraksi PKB, Andi Muhammad Anwar Purnomo.

“Kami memang telah melakukan komunikasi dan dia akui (Andi Syukri) harus mendapatkan diskresi dan hanya yang ketua umum Airlangga Hartarto yang bisa mengeluarkan diskresi itu,” tuturnya.

Dari internal partai Golkar saat ini ada kandidat petahana, Andi Hamzah Pangki, Irwan Nasir dan Juandi Tandean. Dia sebutkan ketiga orang ini siap jika diberikan amanah membesarkan partai Golkar.

“Semua kader Golkar siap semua jika diberikan amanah memimpin partai Golkar,” jelas Nirwan.

Sedangkan, Plt Sekretaris Golkar Takalar, Ziaur Rahman Mustari menyatakan, saat ini pihaknya masih tunggu jadwal dari DPD I Golkar Sulsel. Apalagi, saat ini Golkar Takalar sementara pembangunan sekretariat yang sudah mencapai 75 persen.

“Kami sebenarnya sudah siap melaksanakan Musda, tapi pak ketua Taufan Pawe sudah sampaikan saat meninjau kantor yang baru 75 persen (Pembangunannya), beliau sampaikan selesaikan dulu kantornya,” kata Ziaur Rahman

Mantan Komisioner KPU Sulsel menuturkan, ketika DPD I Golkar Sulsel memberikan jadwal pelaksanaan Musda baru dia melakukan tahapan pendaftaran. Seperti pelaksanaan Pemilu jadwal pelaksanaan ditetapkan setelah itu baru tahapan dibuka.

“Keliru itu, kalau kita buka pendaftaran sementara tahapannya belum ada, jadi harus jelas hari H (Pelaksanaan Musda) setelah itu baru kita tarik ke belakang, kapan pelaksanaan wawancara. Jangan sampai kita buka pendaftaran baru pelaksanaan (Musda) terkatung-katung (Tidak jelas),” tutupnya. (*)