oleh

Dinkes Tak Temukan Pemudik Positif Covid-19

Editor :Armansyah-Berita, Megapolitan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Selama proses pelarangan mudik, Dinas Kesehatan Sulsel menurunkan petugas untuk melakukan pemeriksaan acak ke pengendara jalan. Sejauh ini belum ada pemudik yang ditemukan positif virus corona.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari menyebut ada 10 titik penjagaan pemeriksaan di perbatasan provinsi maupun kabupaten kota, diantaranya perbatasan Sulsel-Sulbar, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Wajo, Pinrang, Toraja, Toraja Utara, dan Bone.

Masing-masing titik memeriksa maksimal 50 pengguna jalan. Petugas dinas kesehatan melakukan tes atau rapid antigen secara random.

“Jadi sejak kemarin (pelarangan mudik) kita memantau perbatasan provinsi, karena kita tau kenapa itu menjadi kebijakan kita dalam provinsi Sulawesi Selatan angka kita kan rendah ya, jadi antara kabupaten tidak kita lakukan, cuman perbatasan antara provinsi,” ucap Ichsan Mustari.

Meski tidak ditemukan kasus positif, namun sempat terjadi insiden adanya pejabat yang tak mau diperiksa. Setelah diedukasi oleh petugas, pejabat tersebut akhirnya dirapid antigen dengan hasil negatif.

“Alhamdulillah laporan yang kita terima belum ada yang positif, kemarin ada insiden sedikit, di salah satu pelabuhan tidak mau diperiksa, ada pejabat, tapi dipaksa diperiksa alhamdulillah hasilnya negatif,” bebernya.

“Kalaupun ada yang positif, kabupaten kota telah menyiapkan ruang atau tempat isolasi di kabupaten masing-masing, Gowa juga ada dikembalikan, yang pasti mereka tidak bisa masuk ke provinsi kalau terkonfirmasi positif,” sambungnya.

Menanggapi adanya pejabat yang lolos mudik dan tak mau diperiksa, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudiriman Sulaiman mengaku belum menerima laporan tersebut.

“Tidak tahu saya, belum ada laporannya, nanti kasih tau saya. Kalau ada yang lolos siapa nanti saya panggil,” tegasnya. (*)