oleh

Waspada Ledakan Covid-19 Pasca Lebaran

Editor :Armansyah-Berita, HL-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Ledakan kasus Corona pasca lebaran Idulfitri diprediksi akan naik. Namun berdasarkan data Dinas Kesehatan Sulsel, angka Covid-19 beberapa hari setelah lebaran masih terkendali.

Data Covid-19 pertanggal 15 Mei lalu, jumlah penambahan kasus hanya dua orang, satu di Makassar dan satu di Kepulauan Selayar. Dalam kurun waktu sepekan (9-15/5) kenaikan hanya menyentuh angka 20 lebih. Dengan begitu, dari 61.710 angka Covid-19 keseluruhan, jumlah yang sembuh mencapai 60.488, dan meninggal 935 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari menyebut, penambahan kasus Covid-19 di Sulsel diprediksi tidak sama dengan tahun sebelumnya.

Apalagi penyekatan atau pelarangan mudik sudah diberlakukan sebagai upaya menekan angka penyebaran virus.

Kendati begitu, kata dia efek atau dampak libur lebaran baru terlihat dua minggu setelahnya. Jika masyarakat patuh aturan, angka Covid-19 tidak akan naik siginifikan.

“Kalau kita lihat sekrang belum keliatan dampak mudik, setelah lebaran kita lihat dampaknya, mudah-mudahan ada dampak karena regulasi mudik sudah dijalankan masyarakat,” ujar Ichsan.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sulsel, Nurul AR. Kata dia pengaruh libur lebaran terhadap kenaikan kasus tergantung dari perilaku masyarakat. Jika masyarakat tak bisa membendung kegiatan berkumpulnya, maka kasus Covid-19 akan naik.

“Kalau masyarakat ramai-ramai terus, ini potensinya besar. Sumber penularan tidak kelihatan ternyata yang kumpul rame-rame menjadi sumber penularan,” ucapnya.