oleh

AGH KH Sanusi Baco Berpulang, Rektor UMI: Kita Kehilangan Guru Spiritualitas Terbaik

Editor : Armansyah , Penulis :Suryadi-Berita, Kampus-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Prof Dr. Basri Modding mengaku kehilangan atas meninggalnya AGH KH Sanusi Baco.

Menurut Prof Basri Modding, berpulangnya Muntasyar PB Nahdatul Ulama itu membuat semua orang merasa kehilangan Guru Spiritualitas terbaik dan sosok penting bagi persatuan semua golongan masyarakat di Sulsel.

“Keluarga Besar UMI tentu sangat kehilangan atas berpulangnya AnreGurutta KH Sanusi Baco. Almarhum adalah Guru Spiritualitas terbaik bagi UMI dan Masyarakat Sulsel,” kata Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMI ini di ruang kerjanya Lantai 9 Menara UMI, Senin (17/5).

Prof Basri Modding menyebutkan, KH Sanusi Baco telah banyak menuangkan pikirannya untuk kemajuan pendidikan perguruan tinggi Islam, salah satunya adalah UMI serta dakwah Islam yang ramah penuh rahmat di tengah masyarakat yang majemuk.

“Beliau tidak hanya meninggalkan ajaran untuk pendidikan dakwah, namun juga pesan-pesan damai bagi masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda. Beliau dicintai oleh semua kalangan,” tuturnya.

Rois Syuriah Pengurus Wilayah NU Sulsel ini diketahui, berpulang kerahmatullah pada Sabtu (15/5) malam di RS Primaya Hospital (Eks Awal Bros). Setelah itu, jenazahnya dibawa ke rumah duka di Jalan Kelapa Tiga, Kota Makassar.

Sebelum dimakamkan di Talawe, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, jenazah sahabat karib Presiden RI ke 3 Abdurahman Wahid (Gusdur) ini dishalataan terlebih dahulu di Masjid Raya Makassar, Minggu (16/5)

Diketahui, AGH Sanusi Baco merupakan alumni dan sempat menjadi tenaga pengajar (dosen) di Fakultas Agama Islam (FAI) UMI). Beliau juga pernah dianugerahi pin emas sebagai tokoh penting kemajuan UMI pada Milad UMI ke 66 Tahun 2020 lalu. (*)