oleh

Pelantikan Sekwan Diduga Lecehkan DPRD Takalar

Editor :Lukman-HL, Takalar-

TAKALAR, RAKYATSULSEL.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar kembali malaksanakan pelantikan terhadap empat pejabat eselon ll hasil seleksi terbuka (Open Bidding) di lingkup Pemkab Takalar.

Dari empat pejabat yang dilantik oleh Bupati Takalar Syamsari di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Selasa 11 Mei 2021, satu diantaranya jadi sorotan pihak DPRD Takalar yakni Sekretaris Dewan (Sekwan).

Ketua Komisi 1 DPRD Takalar H. Nurdin HS mengatakan, bahwa pelantikan Sekwan, Drs. H. Faisal Sahing yang dilakukan Bupati Takalar dinilai cacat hukum karena tidak melibatkan DPRD.

Menurut politisi PPP tersebut, pergantian Sekwan itu harus mendapat persetujuan dari pimpinan DPRD yang bersifat kolektif kolegial.

“Karena Undang-undang dan PP mengamanatkan seperti itu persetujuan pimpinan DPRD setelah berkonsultasi dengan pimpinan fraksi. Jadi pelantikan ini sama saja halnya melecehkan DPRD Takalar,” kata Nurdin saat dikonfirmasi Rakyat Sulsel, Selasa (11/5/ 2021) malam.

Mantan Kepala Desa Palalakkang itu menjelaskan, bahwa persetujuan pelantikan Sekwan itu bukan hanya lisan, tetapi tertulis. Unsur tujuh (7) fraksi yang ada di DPRD juga harus diberitahu dan dimintai pertimbangan.

“Hal tersebut ada landasan hukumnya, yakni UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah (Pemda),” geramnya.

Diketahui, ke empat pejabat eselon ll yang dilantik Bupati Takalar, yakni Faizal Sahing, Sekwan DPRD Takalar, Rusdi Said, Kepala Dinas PTSP, Dahlan Jalamang Kepala BPKD, H. Baso, Spd Kepala Dinas Sosial dan PMD.

Sampai berita ini dimuat pihak Pemkab Takalar atau Badan Kepegawaian Daerah (BKD) belum dimintai konfirmasi. (*)