oleh

Yayasan Hadji Kalla-Lazismu Susel Bagi Paket Ramadhan ke Kaum Dhuafa

Editor :Muhammad Alief-Komunitas, Megapolitan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Yayasan Hadji Kalla mengandeng Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Sulsel dalam berbagi paket kado ramadan bagi kaum dhuafa dan fakir miskin.

Program berbagi paket kado ramadhan ini telah lama dijalankan Yayasan Hadji Kalla, ada banyak Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang ikut mensukseskan kegiatan ini salah satunya Lazismu Sulawesi Selatan.

“Kami telah 2 tahun berkolaborasi dalam aksi berbagi paket ramadhan ini. Sasarannya kami fokuskan bagi kaum dhuafa dan miskin yang berada di desa yang jarang disentuh program seperti ini,” ungkap Manager Lazismu Sulsel Ahmad Hunain saat dihubungi, Jumat (7/5/2021).

“Kolaborasi menjadi kunci penting dalam pelaksananya seperti yang telah kami jalankan ini. Semoga kedepan makin bisa berkolaborasi dengan program-program kebajikan lainnya,” tuturnya.

Mantan Sekretaris IMM Sulsel ini menambahkan bahwa paket ramadan yang terdiri dari beberaa bahan pokok sehari yang telah memberi senyum bagi mereka untuk menikmati hari raya dengan keluarga tercinta.

“Kesempatan ini kami diamanahkan menjalankan program di desa Bungadidi, Luwu Utara dan Desa Taripa, Luwu Timur,” tuturnya.

Menurut Ahmad Hunain, pihaknya menilai masa Pandemi Covid-19 telah menguras banyak tenaga, pikiran apatah lagi materi, berbagai upaya telah kami lakukan guna membangkitkan Bangsa Indonesia.

“Semoga dengan bantuan paket ini, bisa meringakan beban saudara kita yang membutuhkan,” tuturnya.

Terpisah, Direktur Eksekutif Hadji Kalla Mohammad Zuhair mengatakan, program yang dikerjasamakan dengan beberapa mitra LAZ menggunakan data resmi yang berisi nama dan alamat keluarga yang tergolong dhuafa dan pihaknya menilai Lazismu sebagai lembaga amil zakat yang terpercaya.

“Diharapkan program berbagi sembako ini akurat dan tepat terdistribusi ke aznaf fakir atau miskin,” harapnya.

Ia menambahkan bahwa untuk pemilihan desa sasaran secara spesifik, ini dipilih yang masih banyak keluarga dhuafa yang belum mendapat bantuan sosial (bansos) rutin dari pemerintah. Artinya, kami benar-benar mencoba membantu yang paling butuh diantara yang butuh.

“Semoga niat dan rencana kami tersebut terealisasi dengan dukungan beberapa LAZ lain seperti Lazismu sebagai mitra distribusi kami,” tutupnya. (*)