oleh

Tingkatkan Kemitraan, BPJS Bone Gelar Forum Komunikasi di Soppeng

Editor :Armansyah-Berita, Daerah, Soppeng-

SOPPENG, RAKYATSULSEL.CO – BPJS Kesehatan Bone menggelar Forum Komunikasi dengan Pemangku Kepentingan di Kabupaten Soppeng. Itu, dalam rangka peningkatan hubungan kemitraan dengan pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program JKN dan pengambil kebijakan tingkat daerah di Soppeng,

Kegiatan yang dibuka Sekda Kabupaten Soppeng, HA Tenri Sessu ini turut dihadiri Kepala BPKPD, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas DPMPTSP, Kepala Bappelitbangda, Kepala Dinas PMD, Dinas Dukcapil, Kepala Bidang Anggaran BPKPD, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan, dan Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Soppeng.

Tenri Sessu dalam sambutannya mengatakan kemitraan yang terjalin dengan BPJS Kesehatan sudah sekian lama dan pastinya banyak dinamika kebijakan yang terjadi baik di BPJS Kesehatan maupun di pemerintahan daerah Kabupaten Soppeng.

“Sehingga pertemuan seperti ini sangat diperlukan sebagai wadah untuk menyamakan pemikiran maupun persepsi yang tidak lain untuk memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat,” ucapnya, Kamis (6/5).

“Kami berharap kedepannya kerjasama antara BPJS Kesehatan dengan Pemda Kabupaten Soppeng tetap terjalin dengan baik dan berkelanjutan,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Bone, Indira Azis Rumalutur dalam kegiatan tersebut memaparkan terkait update regulasi, profil kepesertaan JKN, iuran JKN, kepesertaan bagi Aparat Desa.

Salah satu hal yang menarik dalam presentasinya adalah pemaparan terkait Dashboard JKN bagi Pemerintah Daerah. Dashboard JKN dapat diakses oleh Pemerintah Daerah untuk memonitoring pelaksanaan JKN di Kabupaten Soppeng.

Dashboard JKN memuat data capaian Universal Health Coverage (UHC), profil peserta JKN-KIS, fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, jumlah kunjungan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), jumlah rujukan peserta FKTP, 20 diagnosa tertinggi di FKTP, jumlah klaim di Rumah Sakit, data utilisasi penyakit katastropik, serta 20 kasus tertinggi di rumah sakit.

“Harapan kami melalui forum ini dapat memberikan ruang bersama untuk tetap menjalin hubungan kemitraan yang baik dengan Pemerintah Daerah,” ujar Indira.

Selain itu, dia juga menyadari badai pandemi Covid-19 memberikan dampak yang sangat besar khususnya pada kondisi perekonomian pemerintah daerah sehingga mari bersama-sama kita bangkit kembali.

“Kami dari BPJS Kesehatan memberikan dukungan penuh kepada Pemda Kabupaten Soppeng agar dapat mengembalikan kondisi ekonomi menjadi stabil dengan harapan masyarakat Kabupaten Soppeng mendapatkan perlindungan kesehatan secara komprehensif,” tandasnya. (*)