oleh

Mediasi PDAM-Bumi Putera Soal Kisruh Dana Pensiun, Ini Permintaan Danny

Editor :Armansyah , Penulis : sasa-Berita, Megapolitan, Pemerintahan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Kisruh dana pensiun Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar yang belum dibayarkan AJB Bumi Putera hingga kini masih bergulir. Tak ingin terus berpolemik, Wali Kota Makassar mengambil sikap.

Danny–sapaan akrabnya, menjadi mediator antar PDAM Makassar dan AJB Bumi Putera di Kediamannya, Jalan Amirullah, Jumat (7/5). Pada pertemuan itu, secara tegas Wali Kota Makassar ini meminta agar segera di selesaikan.

“Persoalan ini telah bergulir 2019 dan sampai sekarang masih terkatung-katung. Saya berharap segera di carikan solusinya dan tunaikan kewajiban. Banyak hak yang harus segera di selesaikan,” ungkap Danny.

Terpisah, Direktur Utama PDAM Makassar, Hamzah Ahmad yang hadir dalam pertemuan ini mengatakan pihaknya telah beberapa kali melakukan persuratan namun belum juga mendapat respon dari pihak Bumi Putera.

“Berulang kali upaya pendekatan kami lakukan. Persuratan sudah kami layangkan dan mendapatkan jawaban akan segera dibayarkan namun nyatanya hingga kini belum juga ditunaikan,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi, pihak PDAM Makassar telah memutus kontrak bersama AJB Bumi Putera setelah adanya temuan yang di dapatkan LHB-BPK dan di rekomendasikan untuk segera menghentikan kerja sama.

Sementara, Kepala Cabang AJB Bumi Putera Ali Akbar usai berbincang langsung dengan Wali Kota Makassar dan pihak PDAM mengaku siap membayar klaim tersebut.

“Kami akan segera melakukan pembayaran klaim namun waktunya akan kami sesuaikan dan akan di bicarakan lebih lanjut lagi,” pungkasnya. (*)