oleh

Prodi PBSI UNM Kembali Cetak Rekor, Loloskan 22 Proposal PKM Senilai Rp176 Juta

Editor :Armansyah , Penulis : Ami-Berita, Kampus-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) kembali mencetak rekor sebagai penyumbang terbanyak proposal yang lolos didanai dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2021.

Sebanyak 22 proposal berhasil mendapatkan pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Jumlah tersebut juga meningkat dari perolehan pendanaan PKM tahun 2020 yang hanya 18 tim.

Sekertaris Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Dr Sultan merinci, di Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS), Ada 29 proposal lolos pendanaan, 22 proposal yang lolos pendanaan tersebut berasal dari PBSI yang terdiri dari 2 bidang,  yakni 17 proposal PKM bidang Riset dan Sosial Humaniora, serta 5 PKM bidang Pengabdian Kepada Masyarakat. Peroleh dana tersebut, juga menjadi yang tertinggi dari seluruh prodi di UNM yang ikut berpartisipasi.

“Alhamdulillah, dari 22 proposal itu kami dapat nilai kontrak tak kurang dari Rp176 juta,” terang Dosen yang juga meloloskan 6 tim dari Prodi PBSI raih pendanaan tahun ini, Kamis (6/5).

Lebih lanjut, Juri Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ini membenarkan bahwa PBSI merupakan satu-satunya jurusan yang memiliki tim terbanyak yang berhasil menembus PKM. Terlebih, 2 tahun terakhir ini tim PBSI tidak pernah absen menyumbangkan medali Pimnas untuk UNM. Mulai dari medali perunggu hingga emas.

“PIMNAS adalah ajang kompetisi ilmiah paling bergensi. Pasalnya, melibatkan seluruh mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi. Dan sepertinya, hanya PBSI yang bisa menembus tim sebanyak ini,” Pungkasnya.

Sementara itu, Dr Usman selaku ketua Prodi PBSI mengaku sangat bangga atas capaian tersebut.

“Ini semakin membuktikan bahwa mahasiswa kita, memang selalu patut diberikan apresiasi. Semoga 22 tim ini bisa menembus menuju Pimnas, dan semakin banyak medali bisa diraih,” pungkasnya.

Diketahui, dari 109 proposal PKM yang didanai berasal dari sembilan fakultas yang ada di UNM. Rinciannya, 26 proposal dari FMIPA, 20 dari FT, 21 dari FIP, 29 dari FBS, 5 dari FE, 4 dari FPsi, 2 dari FIS, FSD dan FIK masing-masing meloloskan 1 proposal.

Torehan jumlah proposal PKM yang didanai ini sekaligus mencatatkan nama UNM masuk dalam 10 besar Perguruan Tinggi yang meraih pendanaan terbanyak se-Indonesia. (*)